Berita Daerah

Terima SK Perhutanan Sosial, Ini Pesan Bupati Madina Kepada Warga 7 Desa

Madinapos.com – Mandailing Natal.

Bupati Mandailing Natal (Madina) Drs H Dahlan Hasan Nasution kepada perwakilan warga dari 7 desa penerima SK Perhutanan Sosial dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI berpesan agar lahan yang akan dijadikan perhutanan sosial ini nantinya dapat dikelola dengan baik sehingga memberi dampak positip secara ekonomi dan jangan diperjual belikan.

Drs. H. Dahlan Hasan Nasution juga mengajak warga penerima SK untuk bekerja sama  mewujudkan, menciptakan dan mengelola hutan sosial ini sesuai dengan fungsi dan tujuannya yang diamanahkan pemerintah kepada kita,” Karena, saya yakin apabila hal ini berjalan sesuai dengan apa yang diprogramkan, maka taraf hidup masyarakat kita akan terangkat dan sejahtera seperti di daerah lain dan negara-negara maju lainnya,” ungkapnya didampingi Asisten II, Drg Ismail Lubis, Kadis Pertanahan, Akhmad Faisal Kamis (28/01/2021).

Dihadapan para perwakilan warga yang tergabung dalam kelompok tani dan kepala UPT KPH VIII Kotanopan, Sukendra Purba, SP, M. Si, Kepala UPT KPH IX Panyabungan, Asep Perry Muhammad, SP dan Kasi Perencanaan dan Pemanfaatan Hutan, Abdurrahman Saleh Harahap, S. Hut, M. Si, Bupati Madina, Drs H Dahlan Hasan Nasution kembali menegaskan sangat tidak setuju apabila nantinya warga ketujuh desa penerima SK Perhutanan Sosial ini memperjual belikan lahannya, sehingga nantinya mereka akan menjadi penonton di kampung sendiri.

“Sudah ada contoh didaerah kita ini bahwa warganya menjadi penonton dikampungnya sendiri dalam pengelolaan lahan hutan di wilayahnya. Sebab, salah satu tujuan pemerintah untuk memberikan perhutanan sosial ini bertujuan agar ekonomi masyarakat meningkat dan sejahtera”.ujarnya

Bupati juga menjelaskan Pemerintah Pusat nantinya juga akan memberikan lagi tambahan seluas 102.000 ha,” dimana lahan tambahan ini akan kita tanami kopi dan nantinya saya juga akan membangun sekolah kopi di Kecamatan Panyabungan Timur, sehingga tidak ada lagi anak-anak kita yang tidak sekolah, dengan harapan terkait narkoba di Kecamatan Panyabungan Timur dapat kita atasi”.pungkasnya

Ke 7 kelompok tani dan desa di Kabupaten Madina yang menerima SK perhutanan sosial dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI tersebut yaitu Kecamatan Panyabungan timur yakni kelompok tani Hutan Maju 1 seluas 78 ha dan Kelompok tani Hutan Maju II seluas 18 ha dan 60 ha desa Banjar lancat, Kelompok tani Hutan Subur Tani desa Aek Nabara seluas 67 ha, Kelompok Tani Hutan Ingin Maju seluas 93 ha desa Huta Bangun. Kecamatan Batang Natal yakni kelompok tani Sahata Jaya 1 seluas 103 ha desa Ampung julu dan kelompok tani Antunu jaya seluas 52 ha desa Tarlola. (R.Humas/Am)

loading...

Komentar Facebook

Related Posts