Peristiwa

Tragedi Lepasan H2S SMGP Ambil Korban, Kapolres Mandailing Natal : Kita Fokus Evakuasi Dulu

Madinapos.com – Panyabungan.

Terkait tragedi lepasan gas H2S perusahaan Sorik Marapi Geotermal Power (SMGP) / KS ORKA yang terjadi di WELLPAD T Desa Sibanggor Julu pada Senin (25/1/ 2021) menimbulkan korban jiwa. Kapolres Madina AKBP Horas Tua Silalahi Sik.MH yang diwawancarai sejumlah awak media mengatakan Kepolisian saat ini masih fokus pada evakuasi korban dulu.

“Kita sekarang ini fokusnya evakuasi korban dulu, mana tau masih ada kemungkinan korban yang lain harus segera kita tolong, dan mudah-mudahan tidak ada korban selanjutnya”, ungkap Kapolres.

Kapolres juga mengajak kepada warga dan masyarakat disekitar perusahaan untuk tetap tenang karena Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal dan pihak terkait lainnya sedang berkoordinasi untuk mengatasi persoalan tersebut,” kita dari Kepolisian dan Pemkab sedang berkordinasi dengan pihak Perusahaan supaya pekerjaan itu segera ditutup dan kita akan memastikan apakah sudah aman agar tidak ada korban lagi”, kata Kapolres.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan media ini dari berbagai sumber, peristiwa keracunan gas H2S akibat pembukaan sumur bor PT SMGP yang berada di WELLPAD T Desa Sibanggor Julu Kecamatan Puncak Sorik Marapi Kabupaten Mandailing Natal yang saat itu sedang pengetesan pelepasan gas, namun ditengarai kandungan H2S mengakibatkan 5 orang korban meninggal dunia dan 27 warga lainnya harus dirawat di RSUD Panyabungan dan Puskesmas.

Sementara itu Salman Rais, Ketua Partai Berkarya Madina mengatakan sebaiknya seluruh kegiatan perusahaan pembangkit listrik panas bumi yang beroperasi di Madina tersebut sementara dihentikan dulu dan segera berkoordinasi dengan pemerintah dan tokoh masyarakat setempat untuk menyelesaikan dampak pekerjaan yang telah ditimbulkan perusahaan tersebut baik itu karena kelalaian ataupun sebab lainnya.

“Kami pikir perusahaan harus hentikan dulu kegiatan pembukaan sumur bor PT SMGP yang berada di WELLPAD T Desa Sibanggor Julu, nyatanya sudah ada korban jiwa dan dirawat di Rumah Sakit, warga kita sedang berbelasungkawa, sebaiknya selesaikan dulu persoalan tragedi kemanusiaan ini”, ungkapnya.(AM-Suaib)

 

loading...

Komentar Facebook

Related Posts