Berita Daerah

Sambut Kakanwil BPN Sumut, Dahlan Hasan Sebut Mandailing Natal Negeri Yang Ramah

Madinapos.com – Panyabungan.

Kakanwil BPN Sumut Dr. H Dadang Suhendi SH MH menghadiri deklarasi pencanangan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), pelayanan ‘Jemput Bola Antar ke Rumah’ atau ‘Jempol Ramah’ di Kantor BPN Madina. Usai acara Bupati Madina Drs. Dahlan Hasan Nasution mengundang minum kopi Mandailing di Taman Raja Batu sambil menyaksikan Tari Salapan,” sebagai negeri yang ramah tentunya kami ingin menyambut setiap tamu yang datang dengan baik”.

Hal itu dikatakan Dahlan Hasan Nasution dihadapan Kakanwil BPN Sumut beserta rombongan di Taman Raja Batu Kamis (13/8/2020) siang, seraya mengulas makna tersirat Tari Salapan, sedikit aksi tarian budaya pesisir ini menunjukkan bagaimana keberagaman budaya menyatu, menjadikan negeri ini begitu indah dengan khasanah budayanya.

Dahlan Hasan juga menyampaikan rasa hormatnya atas kedatangan Kakanwil BPN Sumut dan sebelum bertolak ke Medan bersedia menghadiri undangan untuk beramah tamah dan santai sejenak. Ia juga menceritakan taman ini dahulu sebuah lahan kosong semak belukar yang pada akhirnya dibersihkan dan ditata kembali hingga menjadi taman seperti yang disaksikan saat ini.

“Untuk menunjukkan cerminan keramahtamahan sebuah daerah tentunya banyak prosesnya, bisa dimulai dengan sikap birokrasi dalam etika pergaulan sesama ASN dan pergaulan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan masyarakat, temasuk pembangunan berbagai fasilitas seperti taman ini yang dapat dipergunakan banyak warga untuk beristirahat, berwisata ataupun menopang berbagai kegiatan dapat menunjukkan keramahtamahan kita di Mandailing Natal ini”, ungkapnya.

Sementara itu Kakanwil BPN Sumut Dr. H Dadang Suhendi SH MH mengakui bahwa Pemerintah Daerah sangat menyambutnya dengan baik di Kabupaten Mandailing Natal ini, sekalgus melontarkan pantun,” jika ada sumur diladang, boleh kita menumpang mandi dan kalau ada umur panjang kami berniat akan datang lagi,” saya mengartikan tari salapan menggambarkan keberagaman suku dan menyatu dalam sebuah tarian, para penari menggambarkan pergaulan keseharian tanpa ada kesalahan dengan sesama masyarakat, saya salut dengan adek-adek penari tadi”, ungkapnya.

“Untuk itu saya mengucapkan terimakasih atas sambutan keramahtamahan ini, kepada Bapak Bupati Madina Drs. Dahlan Hasan Nasution, Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal dan warga Mandailing Natal”, tutupnya. (Alqaf/Syahren)

loading...

Komentar Facebook

Related Posts