Bisnis dan Ekonomi

PC HIMMAH Palas, Terkait Alfamidi : Jika Ingin Bercahaya Maka Harus Siap Dengan Perubahan

Madinapos.com – Palas.

Kabupaten Padang Lawas Prov. Sumatera Utara sebagai wilayah otonomi yang dibentuk berdasarkan UU Nomor 38 Tahun 2007 harus mendapat dukungan dari elemen masyarakat dalam menyongsong perubahan menuju daerah yang berkemajuan, tidak terkecuali dalam sektor usaha makro maupun mikro. Karena, ketidaksiapan masyarakat dalam menyongsong perubahan akan berakibat pada lemahnya sektor ekonomi di bumi Padang Lawas yang pada akhirnya masyarakat gagal BERCAHAYA dan meraih tujuan pemekaran itu sendiri.

“Apalagi Salah satu sektor bidang usaha adalah kehadiran gerai Alfamidi di pusat Kota Sibuhuan yang belakangan ini mendapat kritikan dari sebagian elemen masyarakat. Seharusnya dengan Intruksi Presiden Nomor: 7 Tahun 2019 Tentang Percepatan Kemudahan Berusaha, masyarakat faham betul dengan keinginan pemerintah saat ini dalam menumbuh kembangkan sektor ekonomi di Indonesia, termasuk Kabupaten Padang Lawas tidak bisa lepas di dalamnya”, kata Ketua PC HIMMAH Palas Sahala Pohan pada Minggu (14/6).

Sahala lebih lanjut mengatakan kenapa hanya Alfamidi yang dikritik, padahal masih ada cabang usaha lain yang serumpun dengannya, bahkan lebih dari itu, banyak lagi pelaku usaha yang lebih besar dan sudah lama beroperasi tidak memiliki izin dan tidak berkontribusi kepada rakyat Padang Lawas, sehingga, kritikan ini bisa dianggap sangat bernuansa politis”, coba menelisik ke belakang bagaimana gerai lain yang sejenis pertama kali berdri di Palas”, katanya.

“Oleh karena itu, marilah bijak dalam berpikir dan menerima perubahan, apalagi di era menuju pasar bebas, karena bukanlah kritikan yang kita siapkan. Akan tetapi skill berupa kesiapan Sumber Daya Masyarakat (SDM) yang mumpuni agar siap menerima perubahan dengan tidak meninggalkan kearifan lokal, Alfamidi itu bagus”, Ujar Sahala.

Diakhir kata, Sahala yang didampingi Pengurus harian hanya mengingatkan pihak Alfamidi agar menghargai kearifan lokal dan belajar dari kultur masyarakat Padang Lawas yang dikenal dengan serambi mekahnya Sumatera Utara, jangan sampai menghilangkan nilai-nilai yang sudah dibangun para leluhur yang ada di Bumi Padang Lawas ini.(A. Salam Siregar)

loading...

Komentar Facebook

Related Posts