Pendidikan

UN 2020 Dibatalkan, Nilai Semester Jadi Penentu Kelulusan Siswa di Padangsidimpuan

Madinapos.com – Padangsidimpuan.

Ujian Nasional (UN) Tingkat SMP, Tsanawiyah dan Paket B tahun pelajaran 2019/2020 yang sedianya dilaksanaklan pada 20-23 April 2020, telah dinyatakan secara resmi dibatalkan oleh  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim.  Peniadaan UN di Indonesia dengan mempertimbangkan keamanan dan kesehatan peserta didik di tengah pandemi Covid-19. Ketetapan ini tertuang dalam Surat Edaran Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Coronavirus Disease.

Menyikapi Surat Edaran tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan M.Luthfi Siregar MM melalui Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan, Drs. Saiddin Batubara,MM ketika di konfirmasi Madina Pos Kamis (15/4/2020) mengatakan dalam masa darurat penyebaran Covid-19 syarat penentu kelulusan siswa bisa dengan mengadakan ujian sekolah (US).

Pelaksanaan ujian dengan syarat US tidak mengumpulkan siswa secara fisik atau US bisa dilakukan secara daring. Jika sekolah tidak siap mengadakan US daring, US dilakukan dalam bentuk portofolio nilai rapor dan prestasi yang diperoleh sebelumnya, atau bentuk asesmen jarak jauh lainnya, “Jadinya yang dilaksanakan masing-masing sekolah adalah US, dan US ini ada beberapa opsi yang kita berikan, tapi itu adalah haknya sekolah,” kata Saiddin.

Dijelaskannya, Sekolah kini berperan sebagai penentu kelulusan siswa dengan berdasarkan evaluasi yang dilakukan guru. Sekolah yang telah melaksanakan US dapat menggunakan nilai US untuk menentukan kelulusan siswa. Namun bagi sekolah yang belum melaksanakan US ada beberapa ketentuan. Kelulusan SD/sederajat ditentukan berdasarkan nilai lima semester terakhir (kelas 4, 5, dan 6 semester gasal), sementara nilai semester genap kelas 6 dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan.

Lanjutnya, untuk kelulusan SMP/sederajat atau SMA/sederajat juga ditentukan berdasarkan berdasarkan nilai lima semester terakhir dan nilai semester genap kelas 9 dan kelas 12 dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan.”Sementara itu untuk kelulusan SMK/sederajat ditentukan berdasarkan nilai rapor, praktik kerja lapangan, portofolio, dan nilai praktik selama lima semester terakhir. Kemudian nilai semester genap tahun terakhir dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan”, tambahnya.

Sementara mengenai Penerimaan siswa baru, Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan, Kusno Purnomo,SP mengatakan mengacu pada prinsip Merdeka Belajar, Mendikbud menyebut peniadaan UN tidak akan berdampak pada Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) karena akan tetap menggunakan sistem zonasi seperti tahun lalu.

“UN tahun ini adalah pemetaan dari segi pendidikan, bukan ada dampaknya kepada siswa, dan juga seleksi untuk PPDB juga tidak tergantung pada UN. Hanya saja, peniadaan UN tahun 2020 di tengah situasi darurat akan mengakibatkan tidak optimalnya pemetaan pendidikan” ucap Kusno.(*/Anas/Andy Susila/fhoto-net)

loading...

Komentar Facebook

Related Posts