Peristiwa

Warga Batang Natal Berharap, Harimau Liar Segera Dapat Ditangkap

Madinapos.com. Warga Desa Ampung Siala Kecamatan Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara kembali dibuat resah sejak salah seorang warga melihat kemunculan seekor harimau liar di persawahan masyarakat yang tidak jauh dari perkampungan mereka, di Kecamatan Batang Natal Minggu (25/2)

Info yang diterima, kemunculan harimau tersebut terlihat ketika salah seorang warga saat itu hendak menutup kandang kambingnya, tiba tiba sekitar jarak 15 meter dari tempatnya berdiri dia melihat seekor harimau lewat. warga tersebut berlari sambil memanggil warga desa lainnya, akan tetapi begitu warga datang kelokasi dimaksud, harimau tersebut telah hilang dari pandangan, terjadi Sabtu (24/2) menjelang magrib sekitar pukul 18.00 wib

Pada malam harinya, warga kembali bermusyawarah dengan unsur Muspika, Kepolisian dan TNI dan berangkat untuk mencari harimau tersebut tapi tidak juga bisa ditemukan.

Nasution, salah seorang warga mengatakan akhir akhir ini kemunculan Harimau sangat meresahkan masyarakat di Kecamatan Batang Natal ” khususnya Desa Hatupangan, Desa Ampung Padang dan Desa Ampung Siala, sehingga warga desa sangat takut dan enggan untuk pergi ke kebun” ungkapnya.

Dia juga mengatakan banyak warga jadi takut padahal mereka itu umumnya sebagai penderes karet, ” saya sangat berharap pihak terkait bisa meredam dan segera menangkap harimau yang telah meresahkan warga, sehingga warga merasa nyaman untuk beraktifitas kembali ” ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, salah seorang warga Desa Hatupangan Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal bernama Arkad (45) dilarikan ke Puskemas Muarasoma karena menjadi korban terkaman seekor harimau di hutan sekitar desa mereka masih di Kecamatan Batang Natal atau tidak jauh dari kejadian diatas, Jum’at (16/2/2018) lalu dan menderita luka di kaki dan saat ini masih dalam proses perawatan pihak Rumah Sakit setempat.

Atas kejadian itu Petugas Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dibantu unsur Kepolisian dan TNI juga sudah membentuk tim mencari harimau yang telah meresahkan warga tersebut tapi belum juga bisa ditemukan.(Taufik N/dok.tnbg)

loading...

Komentar Facebook

Related Posts