Kabut Asap Kiriman Kembali Landa Madina, Kepala BPBD Imbau Warga Pakai Masker

Madinapos.com, Panyabungan – Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, diselimuti kabut asap tebal akibat sebaran asap kiriman dari wilayah Sumatera bagian selatan dan Kalimantan pada Kamis (22/10/2026). Meskipun pantauan titik panas (hotspot) di Sumatera Utara nihil sehari sebelumnya, pergerakan angin dari arah timur-tenggara membawa partikel asap yang sempat menurunkan jarak pandang di Bumi Gordang Sambilan.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kombinasi antara kabut pagi dan partikel asap membuat jarak pandang menyusut hingga kisaran 1 sampai 3 kilometer pada rentang pukul 07.00 hingga 11.00 WIB. Kendati demikian, grafik riwayat PM2.5 hingga pukul 09.00 WIB menunjukkan bahwa kualitas udara di Sumatera Utara secara umum masih berada dalam kategori baik hingga sedang.

Menyikapi kondisi ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengambil langkah cepat demi mengutamakan kesehatan masyarakat.

Bupati dan Wabup melalui Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mandailing Natal, Mukhsin Nasution, menegaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan langkah tanggap darurat berupa pembagian masker secara masif di berbagai titik.

” Sekolah-sekolah diinstruksikan untuk mendistribusikan masker secara langsung kepada para siswa di lingkungan sekolah. Kemudian, BPBD, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan bersinergi membagikan masker kepada para pengguna jalan, serta Dinas Perdagangan bertanggung jawab menyalurkan masker kepada para pedagang dan pengunjung di area pasar tradisional,” ujar Mukhsin.

Meski kabut asap sempat mengganggu jarak pandang pagi hari, Pemkab Mandailing Natal memastikan bahwa kegiatan pembelajaran di sekolah-sekolah tetap berjalan normal. Namun, pihak sekolah diwajibkan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, termasuk mewajibkan penggunaan masker bagi seluruh siswa-siswi sekolah.

Mukhsin juga mengimbau seluruh masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan agar senantiasa mengenakan masker guna meminimalisir paparan partikel asap. Ia juga menyarankan masyarakat untuk mengurangi durasi aktivitas fisik di luar ruangan apabila kualitas udara mengalami penurunan.

” Sebagai langkah antisipasi kita akan terus berkoordinasi dengan jajaran TNI dan Polri guna memantau perkembangan sebaran asap serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat secara menyeluruh,” pungkasnya. (Suaib Rizal).