Madinapos.com, Pekanbaru – Menyikapi kondisi kualitas udara yang memburuk di Kota Pekanbaru dan sejumlah wilayah Provinsi Riau, Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (IMA Madina) Pekanbaru menggelar aksi sosial peduli lingkungan dengan membagikan masker gratis kepada masyarakat di depan gerbang utama Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, Sabtu (10/10/2026), mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai.
Aksi ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kesehatan masyarakat sekaligus respons sosial atas kondisi lingkungan yang memerlukan perhatian serius. Melalui pembagian masker gratis, IMA Madina Pekanbaru berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan diri ketika beraktivitas di tengah kondisi udara yang tidak sehat.
Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi bentuk solidaritas sosial, tetapi juga menegaskan peran mahasiswa sebagai kelompok intelektual yang memiliki tanggung jawab moral untuk merespons persoalan publik. Persoalan kualitas udara dan kabut asap tidak dapat dipandang semata-mata sebagai gangguan lingkungan musiman, melainkan sebagai persoalan yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat, keberlanjutan ekosistem, serta efektivitas tata kelola lingkungan.
Ketua umum ima Madina Pekanbaru Frendi Hermawan Nasution menyampaikan doa dan harapannya agar persoalan kabut asap yang melanda wilayah Riau dapat segera diatasi melalui langkah-langkah konkret dan terukur oleh para pemangku kebijakan.
Ia berharap pemerintah dan seluruh pihak terkait dapat memperkuat koordinasi, meningkatkan upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta memastikan perlindungan kesehatan masyarakat menjadi prioritas utama.
Menurutnya, masyarakat membutuhkan langkah nyata yang mampu menjawab persoalan di lapangan, bukan sekadar respons jangka pendek. Penanganan kabut asap harus dilakukan secara serius, terkoordinasi, dan berkelanjutan agar dampaknya terhadap kehidupan masyarakat dapat diminimalkan serta kejadian serupa tidak terus berulang.
Sementara itu, Tuty Almaidah Daulay, selaku Sekretaris IMA Madina Pekanbaru, menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat Provinsi Riau agar tetap berhati-hati dalam menjalankan aktivitas di luar ruangan, mengingat kondisi kualitas udara yang perlu diwaspadai.
Ia mengingatkan masyarakat untuk menggunakan masker yang sesuai, mengurangi aktivitas fisik di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk, serta memperhatikan informasi kualitas udara dan imbauan kesehatan dari instansi berwenang. Kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, serta masyarakat dengan gangguan pernapasan, perlu mendapatkan perhatian dan perlindungan lebih.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Namun, tanggung jawab tersebut harus berjalan beriringan dengan peran pemerintah dalam memastikan kebijakan pencegahan karhutla, pengendalian sumber pencemaran, dan perlindungan kesehatan masyarakat dilaksanakan secara konsisten.
Bagi IMA Madina Pekanbaru, aksi pembagian masker ini merupakan langkah sederhana yang memiliki makna sosial lebih luas. Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk memahami persoalan melalui ruang akademik, tetapi juga perlu hadir di tengah masyarakat, membangun kesadaran publik, dan menyuarakan kepentingan masyarakat yang terdampak persoalan lingkungan.
IMA Madina Pekanbaru berharap aksi ini dapat menjadi pengingat bahwa udara bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dijaga bersama. Di sisi lain, pemerintah dan pemangku kebijakan diharapkan segera mengambil langkah yang efektif, transparan, dan berkelanjutan dalam menangani persoalan kualitas udara di Provinsi Riau, khususnya Kota Pekanbaru.
Udara bersih adalah hak masyarakat, dan melindunginya merupakan tanggung jawab bersama. (R-Anwar Nst)

