Khidmat Dan Meriah, Acara Pelepasan Siswa SMA Negeri 1 Siabu 

Madinapos.com – Siabu

Berlangsung Khidmad dan meriah, Hari ini, Saptu (31/3/2018) bertempat di Komplek SMA Negeri 1 Siabu Kabupaten Mandailing Natal diadakan acara pelepasan Siswa SMA karena akan segera menghadapi Ujuan Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada 9 April 2018 ini. Acara yang dimeriahkan dengan alunan lagu Mars SMA Siabu Karya Bapak Juara Gultom yang dipersembahkan para murid ini cukup membuat suasana penuh khidmat dan meriah.

Masdewarni Harahap Spd. MM Kepala Sekolah SMA Negeri Siabu dalam sambutannya mengatakan “jadilah manusia terbaik, bertanda selama tiga tahun di didik di sekolah ini, patuhlah pada orang tua dan jangan lupa pada gurumu yang selama ini mendidik selayaknya pengganti orang tua” ungkapnya penuh haru.

“Jangan lupa tanggal 09 April 2018 nanti akan diselenggarakan UNBK, tetap belajar dan belajar semoga sukses sesuai harapan ibu” ungkapnya.

Acara yang berlangsung penuh khidmat ini juga menghadirkan alat music keyboard tunggal untuk mengiringi sejumlah lagu yang dibawakan oleh murid dan guru secara bergantian. Tak lupa, Kepala Sekolah melantunkan sebuah lagu bersama dengan salah seorang alumni Aipda Na’amuddin Siregar yang saat ini sebagai Kanit Binmas Polsek Siabu.

Untuk membuat acara lebih meriah, Siswa SMA Negeri 1 Siabu juga menyumbangkan berbagai hiburan antara lain dari IPS 3 Dj Iran asuhan bapak Syarif Sihombing, IPA 3 Lagu Maurere dan Sigulegule, Mars SMA Siabu, lagu perpisahan ciptaan bapak Juara Gultom asuhan ibu Nurdiana, IPS 2  mempersembahkan tarian daerah asuhan bapak Mentarihoran, IPS 1 lagu Mandailing asuhan ibu Faizah dan terahir diakhiri acara salam salaman.

Acara ini di hadiri mewakili Camat Siabu, mewakili Kapolsek Siabu, Mewakili Danramil  Siabu, mewakili UPT Dinas Pendidikan Sumatera Utara dan orang tua serta guru dan tamu undangan lainnya.(R-13)

SMA Negeri 2 Plus Panyabungan Juara 1 Tingkat Provinsi Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR-RI

Madinapos.com – Medan

MPR RI bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara menyelenggarakan lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Republik Indonesia. Acara diselengarakan sejak tanggal 23-26 Maret 2018 di Hotel Grand Antares Medan dan  diikuti sembilan Kabupaten/Kota se Sumatera Utara.

Yulianti, AR, selaku guru pembimbing menyampaikan ” kami bersyukur kepada Allah, karena berhasil mendapat peringkat 1 Tingkat Provinsi yang bisa mengharumkan nama sekolah dan kabupaten” ungkapnya.

“kami juga berterimakasih kepada Kepala Sekolah yang telah mendukung kegiatan ini baik bantuan moral maupun materil, beserta guru guru dan siswa siswi SMA N 2 Plus Panyabungan yang juga telah  mendukung seluruh kegiatan ini sehingga anak anak berhasil sesuai yang ditargetkan diinginkan” ungkapnya.

Muhammad Ridwansyah Matondang salah seorang siswa menyampaikan ” saya senang dan berterimakasih kepada Kepala Sekola, Guru SMA Neg 2 Plus Panyabungan dan oramg tua yang telah membimbing kami sehingga kami dapat meraih prestasi ini” ungkapnya

“Kami berharap acara seperti ini dapat di selenggarakan setiap tahun sehingga para generasi muda memiliki jiwa Pancasila dan Cinta Tanah Air” ungkap Ridwan.

Patut diketahui Siswa siswi yang turut berlomba selama empat hari ini adalah Ahmad Rosyiq Al Farisi, Adelia Maysaroh Lubis, Dina Uli Aisyah Sitompul, Dinda Al Humam Annajmi, Annisa Halimah, Fitri Aisah Tanjung, Muhammad Ridwansyah Matondang, Shipa Rifelina, Rifki Husaini dan Wahyu Wijaya Ramadhani.

Ibu Yuli juga menjelaskan bahwa bulan Agustus nanti siswa siswi kita akan di undang ketingkat Nasional mewakili provinsi Sumatera Utara, “biasanya pada HUT RI, saat upacara 17 Agustus di Istana Negara nanti siswa siswi kita turut hadir saat upacara tersebut, kami mohon doa restu dan dukungan dari masyarakat Mandailing Natal” ungkap Ibu Yuli. (alqaf)

UPT Disdik Gunung Tua, Siap Selenggarakan UNBK TP 2017 – 2018

Madinapos.com – Gunung Tua

Pada Tahun Pelajaran 2017-2018 ini Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sudah siap kita selenggarakan di SMA/SMK sederajad se-Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan Gunung Tua, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara. Demikian dikatakan H. Juta Lubis Ka. UPT Dinas Pendidikan Gunung Tua di Gunung Tua, Rabu (21/3).

Pada Tahun Pelajaran 2016 – 2017, UPT Dinas Pendidikan mengakui hanya Kabupaten Padang Lawas yang baru selenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sedangkan kabupaten Padang Lawas Utara masih UNKP hal ini disebabkan berbagai kendala tehnis.

H. Juta Lubis, mengatakan jumlah sekolah setingkat SMA/SMK dibawah naungan UPT Gunung Tua ada 46 sekolah dengan 1.252 guru ( PNS 448 dan GTT : 693) dan jumlah siswa secara keseluruhan 13.000 siswa. Pada Tahun Pelajaran 2017 – 2018 ada 6.301 siswa yang akan melaksanakan UNBK dengan Rincian Perserta UNBK di Wilayah UPT Dinas Pendidikan Gunung Tua TP. 2017 – 2018. Kabupaten Padang Lawas: SMA 865, SMK 1.225, MA 1.289 peserta. Kabupaten Padang Lawas Utara : SMA 1.237, SMK 482 dan MA 103 peserta.

Jadi saat ini, semua SMA/SMK sederajat dibawah UPT Gunung Tua harus sudah harus siap selenggarakan UNBK. Dengan kerja keras kita semua dengan melibatkan sekolah sederajat, “Alhamdulillah, pada Tahun Pelajaran 2017-2018 ini UNBK sudah siap kita laksanakan di UPT Disdik Gunung Tua” ungkapnya.(*/am).

Mulai Senin, SMA /SMK Sederajat di Sumatera Utara Selenggarakan USBN

Madinapos.com – Medan

Mulai Senin, 19 s/d 28 Maret 2018, Setiap sekolah setingkat SMA dan SMK Negeri dan swasta se Sumatera Utara menyelenggarakan Ujian Sekolah Berstandart Nasional (USBN).
Dr. Arsyad Lubis, MM mengatakan ujian ini cukup penting karena menentukan standart kelulusan siswa SMA dan SMK Sederajad dari sekolah tempat siswa tersebut belajar ” USBN itu sangat penting untuk menentukan standart kelulusan siswa karena saat ini sekolah yang menentukan kelulusan” ungkapnya di ruangan Dinas Pendidikan Prov. Sumut, Jum’at (16/3)
“saya menghimbau kepada anak anak kita untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi ujian ini karena materi ujian itu 25% dari pusat sementara 75% dari daerah” ungkapnya.
Dinas Pendidikan Prov. Sumut juga telah membentuk satuan tugas untuk mengawasi pelaksanaan USBN ini ” untuk menjamin pelaksanaan dengan baik, telah di bentuk satuan tugas yang bekerja mengawasi pelaksanaan USBN sehingga diharapkan berjalan sukses” ungkapnya.
Saya juga menghimbau kepada Panitia disekolah SMA dan SMK yang sedang menyelenggarakan USBN agar dilaksanakan dengan baik dan menjaga ketertiban anak anak yang sedang mengikuti ujian, akhir kata saya sampaikan selamat mengikuti USBN dan Semoga berhasil” ungkapnya (alqaf)

Kadisdiksu: Guru Penganiaya Siswa SMAN 1 Amandraya Nisel Terancam Diberhentikan


Pembinaan Karakter, 1.000 Siswa SMP se-Kota Medan Ikuti Pendidikan Pancasila dan Bela Negara

Madinapos.com. Untuk lebih meningkatkan pendidikan pancasila, bela negara dan pembinaan karakter tingkat SMP,Direktur Pembinaan SMP Dirjen Dikdasmen Kemendikbud RI Dr. Supriano, M.Ed yang didampingi Staf Ahli Pangdam I/BB Bidang Ilpengtek dan LH Kolonel Inf Chandra Wirawan,melaksanakan pendidikan pancasila dan bela negara,yang diikuti 25 SMP se kota Medan diikuti kurang lebih 1.000 orang pelajar SMP di Lapangan Upacara Makoyonkav 6/NK Jalan Asam Kumbang Medan, Sumatera Utara Selasa (27/2/2018).

Dalam sambutanya,Direktur Pembinaan SMP Dirjen Dikdasmen Kemendikbud RI menyampaikan, dengan adanya pendidikan pancasila dan bela negara ini secara langsung membekali pendidikan karakter anak sekolah SMP di Wilayah Medan. ” Ada tiga tantangan kedepan yang harus dicegah dengan baik yaitu : mencegah masuknya paham radikal pada anak-anak usia 13 sd 15 tahun atau Siswa SMP pada umumnya, yang ingin merusak pola pikir anak anak tersebut,” sebut Dikdasmen Kemendikbut Supriano.

” munculnya dari media sosial pornografi juga akan merusak mental dan pola pikir para Siswa, mencegah pengaruh narkoba pada usia 13 sd 15 tahun,umumnya Siswa SMP ” sebut Supriono.. Ditambahkan Supriono,diharapkan kepada para guru atau pembimbing Siswa SMP, apabila ada hal-hal yang mencurigakan kepada Siswa tersebut agar segera dicegah dan dilaporkan kepada pimpinan di sekolah masing masing, ” untuk menjaga hal hal yang dapat merusak jiwa dan mental anak didik tersebut,kita bersama-sama TNI melaksanakan pencegahan yang akan merusak mental dan jiwa anak didik tersebut,” tambahnya.

Diketahui, dengan diadakannya pendidikan pancasila dan bela negara serta pendidikan karakter ini bagi Siswa/i SMP sewilayah Medan, sehingga kedepannya menjadi generasi muda yang berguna bagi bangsa dan negara.

Pada kesempatan yang sama, dalam amanat Pangdam I/BB Mayjen TNI Cucu Somantri yang dibacakan Staf Ahli Pangdam I/BB Bidang Ilpengtek dan LH menyampaikan ucapan selamat datang di Makoyonkav 6/NK yang telah hadir dalam acara pembukaan pendidikan pancasila dan bela negara tingkat SMP Tahun 2018 ” ini merupakan salah satu upaya untuk membangun karakter kebangsaan semenjak usia dini.” sebut Staf Ahli Pangdam I/BB.

Dikatakannya,tataran dasar bela negara merupakan tingkatan mendasar yang melandasi cara setiap warga negara dalam bertindak guna melindungi negara dari segala bentuk ancaman guna menjaga keutuhan dan kelangsungan hidup NKRI. ” Hal tersebut merupakan nilai-nilai dasar bela negara yang mencakup nilai-nilai kecintaan kepada tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, keyakinan pada pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara serta memiliki kemampuan bela negara baik secara psikis maupun fisik.” tandasnya.
Pancasila sebagai alat membangun karakter bangsa, memerlukan semangat kebangsaan dan kesadaran setiap warga negara, agar nilai-nilai pancasila dapat terus menerus tertanam dengan baik sekaligus dapat menumbuhkan kesadaran warga negara akan hak dan kewajibannya serta memiliki kecerdasan menghadapi pengaruh globalisasi. Untuk itu diharapkan kepada peserta agar memanfaatkan momen ini untuk meningkatkan wawasan kebangsaan dan menumbuhkan kesadaran bela negara. Ikuti rangkaian kegiatan dengan penuh rasa tanggungjawab serta patuhi setiap petunjuk dan arahan para pembimbing serta pupuk jiwa korsa selama pendidikan.(alqaf)

Masyarakat Harapkan Perubahan Status Univ. Graha Nusantara Jadi PTN Disegerakan

Madinapos.com. Banyak kalangan masyarakat maupun Alumni  bertanya, kapan Universitas Graha Nusantara (UGN) akan berubah status menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Sahrul Tanjung, S.Pd, salah satu Alumni Univ. Graha Nusantara tahun 2013 kepada awak media menguraikan, sebagai salah satu alumni tentu bertanya-tanya sampai kapan status Univ. Graha Nusantara di proses jadi PTN. “Menurut sepengetahuannya sudah lama di gadang-gadang akan menjadi Perguruan Tinggi Negeri” ungkapnya di Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Selasa (27/2/2018).

“Tapi sampai sekarang Univ. Graha Nusantara masih Perguruan Tinggi Swasta, jadi sampai kapan Univ. Graha Nusantara akan berubah status jadi Perguruan Tinggi Negeri” ujar Sahrul.

Walaupun hanya sebagai Alumni Univ Graha Nusantara, baginya suatu kebanggaan bila Universitas tempat dia menimba ilmu, berubah status menjadi sebuah Perguruan Tinggi Negeri.” Dan berharap UGN secepatnya jadi PTN” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Pusat Layanan Terpadu dan Informasi Universitas Graha Nusantara Roy Efendi Subarja yang ditemui awak media di ruang kerjanya,di Kampus Univ. Graha Nusantara Jalan Sutan Soripada Mulia, Sadabuan Padangsidimpuan, Selasa (27/02/08) memberikan penjelasan kapan Univ. Graha Nusantara akan jadi Peguruan Tinggi Negeri.

Roy, menjelaskan salah satu alasan tersebut “karena terakhir ini terjadi perubahan nomenklatur di Kementerian yang dulunya proses penegerian dan perubahan status dipegang Kemendiknas, saat ini telah berubah ke Kemenristek Dikti” ungkapnya.

“Kemendiknas kan sudah tidak ada lagi, berkas dari persyaratan perubahan status Univ. Graha Nusantara sudah mengendap di Kemendiknas. Pada Januari (24/1/ 2017) lalu, kita hadir di Kemenristek untuk menyerahkan kembali seluruh dokumen persyaratan Univ. Graha Nusantara untuk penegerian, berlangsung di ruang rapat kelembagaan langsung Bupati Tapsel . H. Syahrul Pasaribu yang menyerahkan dokumen Univ. Graha Nusantara”katanya.

Lebih lanjut, Untuk persyaratan administrasi Univ. Graha Nusantara sudah lengkap dan tak ada lagi yang kurang dan akan di proses sesuai undang-undang. “Tugas dan tanggung jawab sebagai insitusi dan yayasan pun sudah cukup” ungkapnya.

“Lalu di mana mentoknya, Ya, di Pemerintahan Pusat, Jadi untuk Penegerian kita tak bisa menentukan kapan Univ. Graha Nusantara di negerikan, Itu semua tergantung Pemerintahan Pusat, karena Pemerintah Pusat juga memiliki wewenang moratorium.”ujarnya.

Roy lebih lanjut menjelaskan, moratorium di keluarkan karena beberapa hal: Terdapat beberapa pasal bermasalah pada Perpres yang berkaitan dengan perubahan status Perguruan Tinggi Swasta (PTS) menjadi PTN . Dari 36 PTS yang sudah berubah menjadi PTN masih banyak mengalami masalah terkait dengan SDM (status dosen dan pegawai/ karyawan). Kondisi keuangan, Banyak PTS yang sudah menjadi PTN dalam pembinaan (kinerja kurang baik) bahkan kembali menjadi PTS.

“untuk seluruh Alumni dan elemen masyarakat se Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) mari sama-sama kita dukung dan doakan agar secepatnya Univ. Graha Nusantara berubah status jadi Perguruan Tinggi Negeri” ungkapnya.

Kepada masyarakat bila ada isu miring yang di gemboskan pihak yang tak bertanggung jawab jangan langsung percaya dan untuk masyarakat yang ingin informasi tentang Univ. Graha Nusantara “langsung saja temui saya di ruang kerja saya di Kampus UGN. Ex. Kantor Dinas Pendidikan Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan. Jalan Sutan Soripada Mulia-Sadabuan”pungkasnya.(Idham/dok.net).

Bersyukur, STAI Madina Jadi Perguruan Tinggi Negeri

Madinapos.com. Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Mandailing Natal telah berubah status menjadi Perguruan Tinggi Negeri. Perubahan status ini dituangkan melalui Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2018 tentang Pendirian Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal.
Drs. Dahlan Hasan Nasution, Bupati Kabupaten Mandailing Natal mengajak seluruh masyarakat Mandailing Natal bersyukur karena ini adalah berkah ” ini berkat perjuangan semua pihak dan do’a seluruh masyarakat apa yang dicita – citakan akhirnya bisa terwujud” ujarnya kepada Media melalui humas Pemkab Madina, Penyabungan Kamis (8/2). Namun Bupati kembali meminta agar masyarakat jangan berpuas diri dulu karena masih banyak pembangunan pada bidang lain yang perlu terus digenjot.
Disampaikan bahwa kedepan, selain Bidang Teknologi Keagamaan Islam, Perguruan Tinggi Negeri  juga akan menyelenggarakan pendidikan profesi lainnya, tentunya  jika telah memenuhi syarat. Selain itu dibidang pendanaan, semula penyelenggaraan pendidikan selama masih berstatus Badan Layanan Umum (BLU) sepenuhnya bersumber dari APBD Kabupaten Mandailing Natal, maka setelah menyandang status PTN untuk selanjutnya sumber pendanaan bagi STAIM dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).(alqaf/fhoto net)