Bupati Saipullah Terima Aksi Cipayung Plus dan Poros Pelajar, Janji Jawab Tuntutan Tertulis 5 Hari

Madinapos.com, Panyabungan – Cipayung Plus dan Poros Pelajar Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melakukan aksi demonstrasi untuk mengevaluasi kinerja Bupati dan wakil Bupati, Kamis (11/06/2026).

Aksi demonstrasi yang berlangsung di halaman Kantor Bupati disambut langsung oleh Bupati Madina H. Saipullah Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution. Usai menyampaikan aspirasi, mahasiswa diarahkan ke Aula Kantor Bupati untuk berdialog bersama Bupati dan Wakil Bupati.

Bupati Saipullah menanggapi aspirasi Cipayung Plus dan Poros Pelajar. Dalam pertemuan itu disepakati, Bupati akan memberikan jawaban tertulis terhadap tuntutan dalam waktu 2-5 hari ke depan.

Bupati juga menyampaikan akan menemui kembali pengunjuk rasa dan memaparkan jawaban tertulis di Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam Negeri (STAIN) Madina. Selain itu, Bupati memaparkan capaian 100 hari kerja pemerintahan.

15 Tuntutan Cipayung Plus dan Poros Pelajar Madina:

1. Mendesak Bupati memperbaiki tata kelola pemerintahan sesuai kompetensinya.
2. Mendesak Bupati memberikan kepastian dan keterbukaan terkait Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) kepada masyarakat.
3. Mendesak bupati mengeluarkan surat rekomendasi pencabutan izin PT.Sorik Masmining
4. Mendesak Bupati menyelesaikan persoalan daerah yang belum teraliri listrik.
5. Mendesak Bupati memperbaiki infrastruktur jalan daerah di Kabupaten Madina.
6. Meminta Bupati menjelaskan alasan pemerintah tidak dapat mempertahankan anggaran bencana alam dari pemerintah pusat.
7. Mendesak Bupati menjelaskan hasil kerja dan perjalanan dinas Bupati selama 16 bulan yang terkesan hanya kegiatan simbolik.
8. Mendesak Bupati segera menyelesaikan persoalan sampah di Kabupaten Madina.
9. Meminta penjelasan capaian Bupati terhadap sektor pariwisata untuk mendukung peningkatan PAD Madina dan UMKM selama 16 bulan.
10. Mendesak Bupati memanggil PT Gruti Lestari Pratama agar merealisasikan plasma masyarakat di Desa Kampung Sawah, Pardamean Baru, dan Setia Karya. Juga PT Sago dan PT Risky Fajar Ade Putra di desa bersangkutan.
11. Mendesak Bupati membersihkan oknum pejabat yang terindikasi narkoba melalui tes urine.
12. Mendesak Bupati menyelesaikan irigasi di daerah Simalagi, Hutabargot – Nagajuang sepanjang 2 kilometer.
13. Mendesak Bupati segera mengeluarkan rekomendasi ke pemerintah provinsi untuk menyelesaikan pelurusan air serta pembangunan akses jembatan dari Torbanua Raja, KP Bulu Mario yang sudah puluhan tahun belum terealisasi.
14. Jika tuntutan kami di atas tidak ditindaklanjuti maka kami meminta Bupati turun saja.
15. Mendesak bupati Madina menyelesaikan polemik sampah yang ada di Panyabungan Utara. (Suaib Rizal).