Dorong Ekonomi Kreatif, Desa Dagang Kerawan Bekali Warga Keterampilan Meracik Parfum

Madinapos.com, Deli Serdang – Pemerintah Desa Dagang Kerawan, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, menggelar pelatihan meracik minyak wangi pada Rabu (28/10/2026), bertempat di Aula Desa Dagang Kerawan. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mendorong masyarakat memiliki keterampilan usaha dan menangkap peluang bisnis di sektor UMKM.

Kepala Desa Dagang Kerawan, Muhammad Nur, berharap pelatihan tersebut dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha mandiri, sekaligus membuka peluang lahirnya entrepreneur baru dari desa.

“Kami berharap melalui pelatihan meracik minyak wangi ini, masyarakat tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga mampu melihat peluang usaha yang bisa dikembangkan menjadi sumber penghasilan. Kami ingin warga semakin kreatif, mandiri, dan berani memulai usaha,” ujar Muhammad Nur.

Menurutnya, pemberdayaan masyarakat tidak cukup hanya melalui pelatihan keterampilan, tetapi juga perlu dibarengi dengan kemauan untuk berusaha, kreativitas, dan kemampuan membaca kebutuhan pasar.

Minyak Wangi, Peluang Bisnis yang Bisa Dimulai dari Skala Kecil

Bisnis minyak wangi atau parfum menjadi salah satu bidang usaha yang dapat dipertimbangkan masyarakat karena produknya digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan memiliki beragam segmen pasar. Mulai dari parfum untuk penggunaan pribadi, produk hadiah, hingga pemasaran melalui media sosial, peluang usaha ini dapat dikembangkan sesuai kemampuan modal dan strategi masing-masing pelaku usaha.

Melalui keterampilan meracik minyak wangi, peserta pelatihan diharapkan dapat mengenal proses pembuatan produk, memahami karakter aroma, serta mempelajari pentingnya kualitas dan konsistensi produk sebelum memasarkannya kepada konsumen.

Bagi calon pelaku UMKM, usaha parfum juga dapat dikembangkan secara bertahap. Pelaku usaha dapat memulai dengan riset pasar sederhana, menentukan target konsumen, memilih kemasan yang menarik, menghitung biaya produksi, dan membangun identitas merek sendiri.

Pemasaran pun dapat dilakukan melalui lingkungan sekitar, jaringan pelanggan, bazar UMKM, serta platform digital. Namun, keberhasilan usaha tetap bergantung pada kualitas produk, harga yang kompetitif, pelayanan, dan kemampuan membangun kepercayaan konsumen.

Mendorong Lahirnya Wirausaha Baru dari Desa

Pelatihan ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pembelajaran, tetapi dapat berlanjut menjadi aktivitas ekonomi produktif yang memberikan manfaat bagi peserta dan keluarganya.

Dengan pendampingan yang berkelanjutan, keterampilan meracik minyak wangi berpotensi dikembangkan menjadi usaha rumahan, bahkan membuka kesempatan kerja apabila usaha tersebut tumbuh dan memiliki pasar yang stabil.

Muhammad Nur berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh dan berani mengambil langkah untuk memulai usaha.

“Jangan hanya berpikir untuk mencari pekerjaan, tetapi mari kita mulai belajar menciptakan peluang usaha. Dari keterampilan sederhana, jika ditekuni dengan serius, kita bisa membangun usaha yang bernilai ekonomi. Harapan kami, pelatihan ini menjadi motivasi bagi warga untuk berkembang dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” demikian kutipan yang dapat digunakan sebagai draf pernyataan Kepala Desa.

Melalui kegiatan ini, Desa Dagang Kerawan diharapkan mampu mendorong tumbuhnya UMKM yang kreatif, produktif, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat dari tingkat desa. (RHy).