Antisipasi Lonjakan ISPA Akibat Kabut Asap, Dinkes Madina Siagakan Faskes 24 Jam dan Amankan Stok Oksigen

Madinapos.com, Panyabungan – Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyiagakan seluruh puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) selama 24 jam menyusul sebaran kabut asap yang mulai menyelimuti wilayah Panyabungan dan sekitarnya.

Langkah mitigasi cepat ini diambil untuk mengantisipasi potensi lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di tengah masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Madina, Drg. Muhammad Firdausi Batubara, M.K.M., menyatakan sebaran kabut asap terpantau selaras dengan peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Fenomena ini mulai membatasi jarak pandang dan memicu keluhan ringan, seperti mata perih serta gangguan pernapasan.

“Alhamdulillah, belum ada laporan lonjakan kasus warga yang terdiagnosa penyakit serius akibat paparan asap. Kendati demikian, kami tidak boleh lengah,” ujar Firdausi dalam keterangan resminya. Saat di wawancarai di kantor nya pada Rabu, (14/10/26).

Guna memastikan penanganan medis berjalan optimal, Dinkes Madina telah menginstruksikan seluruh jajaran fasilitas pelayanan kesehatan memperkuat infrastruktur medis, memastikan kecukupan cadangan obat-obatan, mengamankan pasokan tabung oksigen, serta gencar memberikan edukasi kesehatan kepada pasien.

Masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti balita, lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit pernapasan kronis, diimbau disiplin menjalankan protokol kesehatan. Warga diwajibkan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruang, menutup ventilasi rumah secara rapat, menjaga hidrasi tubuh, serta segera melapor ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala sesak dada, batuk hebat, atau iritasi berlanjut.

Hingga saat ini, Dinkes Madina terus berkoordinasi secara intensif dengan lintas sektor terkait untuk memantau pergerakan kualitas udara harian sampai kondisi lingkungan dinyatakan kembali normal. (Hamzah).