Madinapos.com, MBG – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan seragam sekolah bagi siswa-siswi di wilayah Siulang-Aling, Kecamatan Muara Batang Gadis, yang terdampak bencana hidrometeorologi pada Desember 2025 lalu. Penyaluran ini dilaksanakan pada Kamis (8/10/2026).
Bantuan seragam sekolah tersebut bersumber dari dana transfer Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidenrap), dengan total nilai Rp100 juta.
Kepala Pelaksana BPBD Madina, Mukhsin Nasution, menjelaskan bahwa dana bantuan tersebut telah dibelanjakan menjadi pakaian seragam sekolah lengkap bagi siswa-siswi sekolah dasar (SD) di wilayah Siulang-Aling, yang meliputi baju, celana, topi, dasi, hingga jilbab.
Bantuan ini didistribusikan ke tiga sekolah dasar dengan rincian sebagai berikut:
_SDN 388 Hutarimbaru: 62 stel untuk laki-laki dan 58 stel untuk perempuan.
_SDN 387: 72 stel untuk laki-laki dan 72 stel untuk perempuan.
_SDN 385: 78 stel untuk laki-laki dan 100 stel untuk perempuan.
_Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di SDN 385, Desa Lubuk Kapundung, yang dihadiri oleh kepala sekolah, kepala desa, serta sejumlah tenaga pendidik.

Mukhsin menyampaikan bahwa transfer dana dari Pemkab Sidenreng Rappang ini bertujuan untuk mempercepat pemulihan pascabencana, meringankan beban para orang tua, serta memastikan proses belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.
Sebelumnya, wilayah Siulang-Aling yang terdiri atas empat desa sempat dilanda banjir parah. Bencana tersebut melumpuhkan aktivitas masyarakat serta merusak sejumlah fasilitas umum, termasuk sarana pendidikan.
Selain berstatus sebagai daerah rawan banjir, wilayah ini juga terisolasi dan jauh dari pusat kota. Untuk mencapai Siulang-Aling, perjalanan harus ditempuh melalui jalur sungai selama 3 hingga 4 jam menggunakan perahu robin, dengan tantangan tambahan berupa keberadaan reptil liar seperti buaya di sepanjang aliran sungai.
Atas kepedulian tersebut, Pemkab Madina menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada masyarakat serta Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan.
“Semoga kepedulian ini dapat menjadi amal jariyah bagi kita semuanya,” pungkas Mukhsin. (Suaib Rizal).


