Jadilah Digital Santri, Bukan Digital Addict”, Pesan Kominfo Madina di Masa Ta’aruf MAN

Madinapos.com, Panyabungan – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menjadi narasumber pada kegiatan Masa Ta’aruf Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Mandailing Natal dengan tema “Literasi Digital dan Kebijakan Bermedsos: Cerdas, Berakhlak, Siap Berkompetisi”, Panyabungan. Rabu (15/07/2026).

Dalam pemaparannya, Muhammad Syail Lubis narasumber dari Diskominfo Madina menekankan pentingnya siswa Madrasah Aliyah untuk bijak memanfaatkan teknologi di era digital.

“Hari ini kalian masuk ke Madrasah Aliyah bukan di zaman biasa. Kalian masuk di era digital. Dulu untuk cari pelajaran harus ke perpustakaan. Sekarang cukup buka HP. Dulu untuk dakwah harus ceramah dari mimbar ke mimbar. Sekarang cukup 1 video di TikTok bisa ditonton 1 juta orang,” ujarnya di hadapan Kepala Madrasah, Majelis Guru, dan peserta Masa Ta’aruf.

Syail menyampaikan 3 kunci agar santri Madrasah mampu bersaing di era digital:

1. Jadilah “Digital Santri” Bukan “Digital Addict”.

HP dan internet harus dimanfaatkan untuk belajar, berdakwah, dan berkarya. Contohnya mengakses materi pelajaran online, membuat konten Al-Qur’an 30 detik, hingga mempromosikan produk UMKM orang tua secara digital.

2. Kuatkan Literasi Digital dan Akhlak Digital

Santri harus memiliki etika digital. Mulai dari “Saring Sebelum Sharing” agar tidak menyebarkan hoax, menjaga lisan di kolom komentar, hingga menjaga aurat dan privasi di media sosial.

“Madrasah mencetak generasi yang tidak hanya pintar IPTEK, tapi juga kuat IMTAQ. Itulah yang membedakan lulusan Madrasah dengan yang lain,” tegasnya.

3. Manfaatkan Digital untuk Membesarkan Madrasah.

Siswa diajak menjadi “Duta Digital Madrasah” dengan mendokumentasikan kegiatan, mempromosikan prestasi guru dan siswa di media sosial dengan tagar #MAHebatMadina, serta membuat inovasi seperti aplikasi absensi digital dan grup belajar online.

Pemerintah Kabupaten Madina melalui Diskominfo menyatakan siap mendukung sekolah. Bentuk dukungan berupa pelatihan Desain Grafis, Konten Kreator, dan Internet Sehat untuk sekolah.

Di akhir pemaparan, ia mengutip Hadis Rasulullah: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain”.

“Di era digital, bermanfaat artinya ilmunya di share, kebaikannya di viralkan, dan akhlaknya jadi teladan. Jangan hanya jadi penonton di dunia digital. Jadilah pemain. Jadilah pemimpin. Jadikan 3 tahun di Madrasah Aliyah ini sebagai awal untuk menjadi Generasi Emas Madina yang Cerdas, Berakhlak, dan Menguasai Teknologi,” tutupnya.

Kegiatan Masa Ta’aruf ini dihadiri oleh Kepala MAN 1 Mandailing Natal, Majelis Guru, Staf, serta seluruh peserta didik baru. (Suaib Rizal).