Camat Batahan Pantau Perbaikan Jembatan Yang Rusak di Kelurahan Pasar Baru,Humas Perusahaan Bungkam

Madinapos.com, Batahan – Camat Batahan, H. Zulkifli Zaini Dahlan, S.Sos, melakukan pemantauan langsung perbaikan atas kerusakan jembatan kecil jalan lingkar Batahan yang berada di Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal pada Sabtu (4/7/2026).

Hal ini diungkapkan Camat Batahan melalui aplikasi WhatsApp.

“Alhamdulillah, Rehab jembatan kecil yang ada di jalan jingkar Batahan, Kelurahan Pasar Baru Batahan yang rusak akibat truk pengangkut material proyek pembangunan Jembatan Aek Batahan telah dilaksanakan pihak perusahaan”, terang Zulkifli.

Lebih lanjut, ia menyampaikan pembangunan Jembatan Aek Batahan merupakan satu paket dengan jembatan kecil yang rusak kemarin.

“Jembatan itu memang akan di bangun baru, satu paket dengan pengerjaan jalan dan jembatan Aek Batahan, karena kemarin rusak akibat dilewati truck pengangkut material proyek jembatan Aek Batahan, makanya diambil tindakan untuk direhap sementara sebelum dibangun baru, supaya masyarakat dapat mempergunakannya dengan aman,” tutup Zulkifli.

Sebelumnya pernah diberitakan media online, mobil truck pembawa material pada proyek pembangunan Jembatan Aek Batahan diduga over tonase mengakibatkan lubang yang cukup besar di Jalan Lingkar Batahan, Kelurahan Pasar Baru Batahan pada Kamis (2/7/2026).

Sementara itu, pada tanggal 15 Januari 2026, mobil pengangkut material yang diduga over tonase pada proyek Pembangunan Jembatan Aek Batahan juga telah mengakibatkan patahnya sebuah Jembatan antara Natal – Batahan (Jembatan Langgune) yang hingga kini masih mengalami kerusakan.

Untuk diketahui Pembangunan Jembatan Aek Batahan ini memiliki volume 120 Meter dengan nomor kontrak : HK 0201/APBN-MYC/Bb2-WIL 3.3/PPK-3.3/01/2025. Adapun sumber dana pembangunan merupakan APBN MYC Tahun 2025/2026 (SBSN) dengan total biaya anggaran : Rp. 82.687.342.000 (Delapan puluh dua milyar enam ratus delapan puluh tujuh juta tiga ratus empat puluh dua ribu rupiah). Pelaksana proyek PT. Bahana Krida Nusantara dengan Konsultan Supervisi dari PT. Gita Cipta Siagayasa.

Atas kerusakan dua jembatan tersebut, awak media sudah berulang kali mencoba melakukan konfirmasi kepada Humas Perusahaan yang menjadi kontraktor kegiatan tersebut.
Namun sang Humas sedikitpun tidak menggubris upaya konfirmasi yang dilakukan oleh awak media.(R-Adnan).