Madinapos.com, Siabu – Menunjukkan komitmen pelayanan prima di tengah suasana bulan suci Ramadan, Bupati Mandailing Natal (Madina), H. Saipullah Nasution, melakukan kunjungan lapangan (sidak) untuk meninjau infrastruktur irigasi yang dilaporkan warga terancam jebol di Kelurahan Simangambat, Kecamatan Siabu, Sabtu (21/2).
Kunjungan yang dilaksanakan usai salat fardu Zuhur ini difokuskan pada dua titik krusial, yaitu aliran irigasi di kawasan Batu Tunggal dan Lingkungan 1, Kelurahan Simangambat.
Kehadiran Bupati didampingi oleh jajaran pejabat teras, antara lain Sekdakab Madina, Asisten II, Kepala Dinas PUPR, serta Kabag Protokol.Babinsa koramil 12, lurah setempat dan tokoh masyarakat serta tokoh pemuda.
Peninjauan ini merupakan respon cepat atas surat permohonan masyarakat yang menyatakan kekhawatiran terhadap ketahanan tanggul irigasi swadaya. Selama ini, infrastruktur tersebut dibangun secara gotong-royong oleh warga dengan material seadanya, sehingga rentan jebol apabila terjadi peningkatan debit air akibat cuaca buruk.
Dalam arahannya di lokasi, Bupati H. Saipullah Nasution menginstruksikan langkah darurat guna menjamin ketenangan masyarakat dalam beribadah di bulan Ramadan serta kelangsungan produktivitas lahan pertanian warga.
“Mendengar keluhan warga, kami langsung turun bersama tim teknis dari Dinas PUPR. Sebagai langkah penanganan segera, Pemerintah Kabupaten Madina melalui Dinas PUPR akan segera melakukan normalisasi sungai dan pembuatan tanggul yang lebih kokoh,” tegas Bupati.

Lebih lanjut, Saipullah, menekankan bahwa normalisasi ini bertujuan untuk memperlancar aliran sungai dan meminimalisir tekanan pada dinding irigasi. Dengan langkah ini, diharapkan kekhawatiran masyarakat akan potensi banjir atau gagal panen akibat rusaknya saluran irigasi dapat teratasi secara permanen.
“Kita ingin warga di Simangambat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa perlu merasa cemas akan masalah pengairan. Pemerintah hadir untuk memastikan infrastruktur yang lebih kuat dan berkualitas bagi rakyat,” pungkasnya.
Pihak Dinas PUPR Madina pun menyatakan akan segera memobilisasi alat berat ke lokasi sesuai arahan Bupati guna mempercepat proses normalisasi sungai tersebut. (Hamzah).











