Madinapos.com, Panyabungan – Bupati Mandailing Natal (Madina), H. Saipullah Nasution, menegaskan pentingnya transformasi digital dan inovasi di dalam tubuh koperasi untuk menghadapi tantangan zaman. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-17 Koperasi Konsumen Mitra Manindo (KMM) di Aula Ladangsari, Desa Gunungtua Panggorengan, Panyabungan, pada Sabtu (14/2/2026).
Menurut Saipullah, pemanfaatan teknologi seperti marketplace dan platform digital sangat krusial untuk memperluas jangkauan bisnis dan meningkatkan daya saing koperasi di era modern. Ia juga menekankan bahwa inovasi merupakan wujud nyata dari kreativitas.
“Inovasi itu adalah kreativitas yang diwujudkan dalam tindakan nyata. Dengan inovasi, Mitra Manindo harus bergerak ke depan, menciptakan bisnis-bisnis baru dan sistem pertanggungjawaban yang lebih maju,” ujarnya.
Bupati Saipullah juga mengapresiasi kemampuan KMM untuk bertahan dan berkembang di tengah kondisi ekonomi yang pasang surut, hingga kini memiliki aset yang signifikan. Ia mengingatkan bahwa RAT adalah forum tertinggi bagi anggota untuk memberikan masukan demi kemajuan koperasi. Pemerintah Kabupaten Madina pun berkomitmen untuk terus mendukung koperasi sebagai penguat ekonomi kerakyatan.
Di tempat yang sama, Ketua Pengurus KMM, Khoirun Saleh, melaporkan perkembangan signifikan koperasi yang telah berusia 17 tahun ini. Berawal dari keterbatasan modal, KMM kini telah tumbuh pesat berkat dukungan para pendirinya.
“Alhamdulillah, sekarang aset kita sudah di atas Rp10 miliar. Dengan capaian itu, koperasi ini wajib diaudit oleh akuntan publik. Artinya, kita tidak boleh lagi main-main dalam pengelolaan. Semua harus transparan dan sesuai aturan,” tegas Saleh.
Ia menambahkan bahwa pengembangan usaha dilakukan secara bertahap dan sesuai regulasi. Dengan tata kelola yang profesional dan dukungan pemerintah, pihaknya optimistis KMM akan terus berkembang menjadi sokoguru perekonomian masyarakat Madina dan memberikan manfaat luas bagi anggotanya. (Hamzah).











