Madinapos.com, Panyabungan – Pemandangan berbeda kembali tersaji di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan pada Jumat pagi ini. Tanpa sekat dan tanpa jas putih formal, Direktur RSUD Panyabungan, dr. Rusli Pulungan, tampak menyingsingkan lengan baju, memegang alat kebersihan, dan berbaur langsung dengan puluhan stafnya di halaman rumah sakit.
Aksi ini merupakan kegiatan “Kurve” atau pembersihan lingkungan massal jilid dua. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepatuhan terhadap instruksi Presiden RI, Prabowo Subianto, mengenai budaya disiplin bersih, yang kemudian diteruskan secara tegas oleh Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution.
“Bapak Bupati telah memberikan atensi khusus. Sebagai pelayan kesehatan, RSUD harus menjadi role model. Kebersihan lingkungan adalah cerminan kualitas pelayanan di dalamnya,” ujar dr. Rusli sembari membersihkan rumput liar di area bebatuan.

Tidak hanya fokus pada estetika lingkungan, RSUD Panyabungan di bawah kepemimpinan dr. Rusli juga menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi. Sejalan dengan kegiatan kurve, pihak RSUD bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) menyelenggarakan aksi Donor Darah Bersama yang dipusatkan di ruang Laboratorium Gedung RSUD Panyabungan.
Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme tinggi dari para pegawai. Setelah berkeringat melakukan aksi bersih-bersih di luar, para tenaga medis dan staf administrasi secara bergantian menuju ruang lab untuk mendonorkan darah mereka.
“Hari ini kita bergerak di dua lini. Di luar kita bersihkan lingkungan, di dalam kita bersihkan niat melalui donor darah. Ini adalah upaya kami membantu ketersediaan stok darah bagi masyarakat Mandailing Natal yang membutuhkan,” tambah dr. Rusli.
Kehadiran pimpinan tertinggi RSUD yang ikut turun ke lapangan sekaligus memantau jalannya donor darah menjadi suntikan moral bagi para staf. Menurut dr. Rusli, lingkungan yang asri dan ketersediaan stok darah yang memadai merupakan bagian dari “pelayanan holistik” bagi pasien.
Hingga berita ini diturunkan, halaman RSUD Panyabungan tampak jauh lebih bersih dan tertata. Sementara itu, sejumlah kantong darah berhasil dikumpulkan oleh tim PMI dari para pendonor internal RSUD. Aksi ini membuktikan bahwa RSUD Panyabungan tidak hanya prima dalam penanganan medis, tetapi juga responsif terhadap instruksi pimpinan dan aktif dalam misi kemanusiaan. (Hamzah).











