Madinapos.com, Batahan – Mobilitas warga di Kecamatan Batahan – Natal mendadak lumpuh total setelah Jembatan Langgune ambruk akibat tak kuat menahan beban satu unit mobil trailer bermuatan material proyek dengan nomor polisi B 9246 UVZ , Kamis (15/1)
Sehingga insiden ini memutus urat nadi transportasi jalan nasional yang menghubungkan wilayah Natal dan Batahan, seperti warga hendak bekerja dan mengangkut hasil bumi serta pelajar terpaksa berbalik arah.

Sejumlah warga di lokasi mengaku melihat mobil truk trailer tersebut nekat membawa beban berlebih lewati jembatan yang diduga bermuatan material bangunan untuk proyek jembatan di Batahan.
” Truk bermuatan tersebut nekat lewati jembatan yang diduga kuat beratnya jauh melampaui tonase maksimal konstruksi jembatan,” akunya.
Akibat kejadian ini, truk trailer itu ikut terjebak di tengah reruntuhan jembatan yang kini hancur lebur dan mengakibatkan akses transportasi dari arah Natal menuju Batahan maupun sebaliknya terhenti total. Ia juga mengatakan sebelumnya, jembatan ini merupakan akses transportasi warga sehari-harinya, namun telah hancur akibat dilewati truk kelebihan muatan
Kemudian warga berharap, supaya instansi terkait segera memperbaiki jembatan sebelum terjadi kerusakan permanen dan juga agar secepatnya bisa dilalui oleh warga dalam beraktifitas sehari-hari seperti biasanya. Artinya jangan karena mau membangun jembatan merusak jembatan lainnya.

” Semoga secepatnya jembatan ini diperbaiki agar kembali bisa dilalui untuk kegiatan sehari-hari, jangan karena ekpedisi dan pihak kontraktor jasa kontruksi yang tidak memperhatikan tonase maksimal jembatan, akhirnya pembangunan proyek Jembatan Batahan – Pelabuhan jadi terganggu,” harapnya. (Topen).











