Madinapos.com, Natal – Bupati Mandailing Natal (Madina) H Saipullah Nasution melayat kerumah duka Diva Febriani gadis pengibar bendera korban pembunuhan warga Desa Sikara – kara IV yang terjadi beberapa hari lalu.
Dalam kunjungannya ini, Bupati Madina turut didampingi oleh Sekda Sahnan Pasaribu, Kaban BKD Lismulyadi, Kadis Kesehatan dr Faizal Situmorang, Kadis PMD Irsal Fariadi SSTP, Kadis Perhubungan Adi Wardana SSTP, Kadis Kominfo Azhar, Kasatpol PP Yuri Andri, Camat Natal Mulia Gading, Ketua LABRN Ali Anapiah, Anggota DPRD Partai Nasdem Tasmil, Anggota DPRD Partai PKB Melati Nur serta sejumlah pejabat Pemkab lainnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Madina H Saipullah Nasution mengatakan kedatangannya kerumah duka untuk menemui keluarga gadis berusia 15 tahun tersebut untuk mengucapkan belasungkawa setinggi-tingginya dan turut berdukacita atas musibah yang menimpa gadis manis tersebut.
” Kita dari Pemkab Madina mengucapkan belasungkawa setinggi-tingginya atas kejadian yang menimpa anak kita Diva Febriani seorang gadis anggota Paskibra yang akan mengibarkan bendera merah putih di HUT RI ke 80 dilapangan merdeka Natal tahun ini,” katanya Jum’at (15/8) malam.
Bupati juga mengatakan Pemkab Madina siap mengkawal proses hukum yang diberikan kepada Yunus si pelaku pembunuhan untuk dihukum dengan setimpal sesuai dengan perbuatan yang dilakukan menghilangkan nyawa seorang.
” Kita terus berkoordinasi dengan Kapolres terkait porses hukum kepada pelaku,” tambahnya.
Sebagai penghormatan dan penghargaan juga belasungkawa, Bupati mengungkapkan akan mengundang kedua orangtua Diva Febriani di resepsi malam 17 an dirumah dinas nantinya.
” Sebagai rasa hormat dan penghargaan yang setinggi-tingginya, dimalam resepsi nanti Pemkab Madina akan memasukkan almarhumah sebagai salah satu anggota Paskibra Madina tahun 2025,” ungkapnya.
Diakhir, Bupati juga menyampaikan kepada keluarga baru bisa hadir malam ini dikarenakan dalam beberapa Minggu belakangan banyak tugas diluar daerah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat Madina dan tidak bisa ditinggalkan.
Namun ia mengaku setelah ada sedikit waktu luang seperti sekarang ini akan menyempatkan datang menemui keluarga yang ditinggalkan.
Diketahui sebelumnya, Jasad Diva Febriani siswa SMAN 1 Natal ditemukan pada hari kamis (31/7) lalu terkubur di kebun sawit warga di Desa Taluk Kecamatan Natal setelah dinyatakan hilang beberapa hari mulai Selasa (29/7) usai pulang mengikuti latihan Paskibra.
Ternyata ia dibunuh oleh Yunus sang tetangga yang saat ini telah ditahan di Polres Madina untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
(R-Adanan).











