Madinapos.com, Natal – Meski ditengah efesiensi anggaran yang melanda hampir seluruh Kabupaten kota se Indonesia, tak terkecuali Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang juga terkena dampaknya, kendatipun demikian, sejumlah desa di Kecamatan Natal masih sangat berharap kepada Pemerintah Kabupaten agar bisa menampung anggaran pembangunan jembatan menuju SMPN 2 Natal ini yang terletak di Desa Tunas Karya di PAPBD 2025.
Karena sebelumnya, pembangunan jembatan ini telah tertampung di Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas PUPR Madina tahun 2025, namun akibat adanya efesiensi anggaran, terpaksa harus ditunda dan Pemkab menganggarkan kembali di tahun 2026 ini.
Sejumlah desa tersebut mulai dari Desa Sikara-kara I, Desa Tunas Karya, Desa Sikara-kara II, Desa Suka Maju, Desa Sikara-kara III dan Desa Rukun Jaya.
” Kami sangat berharap kepada Pemkab Madina semoga kegiatan pembangunan jembatan ini bisa ditampung dalam PAPBD Madina tahun ini,” ungkap Subari Kades Tunas Karya bersama lima kades lainnya di Kantor Desa Sikara-kara II pada Sabtu,(05/7/2025).
Jembatan ini dulunya sudah dibangun permanen kata Subari, namun sejak akhir tahun 2018 akibat tingginya curah hujan waktu itu, mengakibatkan jembatan tersebut hanyut dan sudah beberapa kali dibangun jembatan sementara secara swadaya dan gotong royong beberapa Pemdes dan masyarakat.
” Terakhir jembatan sementara ini dibangun pada pertengahan bulan Juni yang lalu melalui hasil kolaborasi beberapa Kepala Desa,” ujar Subari.
Mereka mangaku memahami kondisi efesiensi yang melanda hampir seluruh Kabupaten kota se Indonesia, makanya pembangunanya di tahun ini harus ditunda, Namun ia mengkhawatirkan jembatan sementara ini tidak bisa bertahan lama, ke enam kades tersebut berharap jembatan ini bisa segera dibangun.
Sementara Kepala Desa Sikara-kara I Pitoko Gatot Suyoko mengatakan jembatan ini terletak dekat SMP Negeri 2 Natal, juga sebagai penghubung desa desa eks transmigrasi di Kecamatan Natal.
” Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat hendak kesekokah juga sebagai akses mengangkut hasil pertanian dan perkebunan serta akses menuju Puskesmas Sikara-kara.
(R-Adnan).











