Menu

Mode Gelap

Berita Daerah

Proyek Pemeliharaan Sungai Batang Natal Disimpang Gambir Pake Batu Bekas


					Proyek Pemeliharaan Sungai Batang Natal Disimpang Gambir Pake Batu Bekas Perbesar

Madinapos.com-Simpang gambir|

Proyek pemeliharaan sungai Batang Natal dengan jenis pekerjaan pembangunan bronjong tepatnya di Kelurahan Simpang Gambir, Kecamatan Lingga Bayu diduga kuat lari dari spesifikasi teknis, pasalnya bangunan tersebut menggunakan batu bekas bronjong.

Kondisi bangunan bronjong sejauh ini baru tahap pengerjaan, diketahui, sumberdana pembangunan bronjong ini senilai Rp. 1.846.760.000 sumber dana APBN tahun 2022 yang dikerjakan oleh CV.Delima.

Pembangunan bronjong ini terletak di Daerah Aliran Sungai Batang Natal, dibangunan bronjong guna mengantisipasi terjadinya abrasi dan banjir ke pemumiman warga.

Safii Rangkuti, salah seorang warga setempat kepada Madinapos mengaku, bangunan bronjong tersebut adalah bangunan baru, namun batu yang di gunakan pihak kontraktor batu bekas bronjong lama yang sudah rusak.

Selain itu kata Safii, pekerjaan nya juga terkesan asal asalan, padahal dibangunya bronjong ini oleh Pemerintah tentu untuk tahan lama.

Pihak kontraktor yang di hubungi Madinapos tidak berhasil di konfirmasi, demimian juga pihak pengairan propinsi.

Reporter : Basyid

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 371 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Malam Minggu Seru di Dilan Coffee: Hiburan Musik Pop dari Isya hingga Larut Malam

18 April 2026 - 21:22

RSUD Panyabungan Mulai Instalasi CT Scan 64 Slice, Perkuat Langkah Jadi RS Rujukan Se-Tabagsel

18 April 2026 - 16:06

SS Dan SH Miliki Sabu Diamankan Satres Narkoba Polres Palas Di Desa Bulu Sonik, Kec. Barumun

16 April 2026 - 20:58

Bupati Paluta Sampaikan Pengantar LKPJ Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD

16 April 2026 - 10:25

Camat Barumun Barat Resmi Buka MTQ Ke IV Tingkat Kecamatan

15 April 2026 - 21:22

Cabjari Madina di Natal Laksanakan Penyuluhan Hukum Via Program JMS

15 April 2026 - 20:13

Trending di Berita Daerah