Menu

Mode Gelap

Berita Daerah

Kualitas Bangunan Pasar Baru Panyabungan Diragukan, Belum Serah Terima Sudah Ada Retak


					Kualitas Bangunan Pasar Baru Panyabungan Diragukan, Belum Serah Terima Sudah Ada Retak Perbesar

Madinapos.com – Panyabungan.

Sejumlah tokoh masyarakat di Kabupaten Mandailing Natal sangat menyayangkan dan meragukan kondisi serta kualitas Pembangunan Pasar Baru Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal. Proyek APBN dari Kementrian Umum dan Perumahan Rakyat dengan nilai harga Rp. 72.332.195.000,- yang dikerjakan PT. Betesda Mandiri ditengarai memiliki kualitas buruk dan sangat meragukan, diantaranya ada keretakan pada dinding, selain itu waktu penyelesaian pekerjaan yang juga molor dan harus adendum kontrak sehingga terlambat diserahkan kepada pemerintah daerah dan ke pedagang.

Ir. Ali Mutiara Rangkuti, MM yang ditemui media ini mengatakan sebelumnya sangat bersyukur Pasar Baru Panyabungan sebagai sentra perdagangan terbesar di Kabupaten Mandailing Natal  yang sebelumnya terbakar akhirnya mulai dikerjakan.

Namun belum lagi pekerjaan selesai dan diserahterimakan, sudah banyak diterima informasi kejanggalan akan kualitas pembangunan gedung tersebut.” Ya … benar kita harus akui pembangunannya terlambat, kontraktor PT. Betesda Mandiri harus bertanggungjawab, lalu apakah hal ini sudah dijelaskan kepada masyarakat pedagang..? tidakkah mereka tahu akibat keterlambatan itu berapa kerugian yang diderita para pedagang kita, seharusnya ganti rugi itu bukan kepada pemerintah saja tapi juga kepada pedagang”, ungkapnya Jumat, (4/3)

Sebelumnya, Lanjut Ali, Wakil Bupati pada bulan Juli 2021 lalu sudah meninjau dan mengecek kualitas bangungan, komtraktornya bilang sekitar bulan Desember 2021 selesai, kemudian Bupati Madina juga melakukan peninjauan kondisi bangunan, kontratornya juga bilang sebelum puasa selesai,” nah sekarang bagaimana ?, apakah sudah ada tanda-tanda selesai dan siap serah terima?”, paparnya lagi.

Ia juga mengatakan persoalannya bukan hanya keterlambatan, dirinya ada menerima video yang direkam melalui handphone yang dikirimkan kepadanya dan sangat sedih melihat bangunan itu telah ada yang retak,”saya akhirnya meragukan kualitas bangunan tersebut, misalnya apakah coran besi bertulang sebagai tiang utama sudah standar K 300, lantai K 175, kemudian apakah galian tanah pondasi pile cap, ramp struktur, sloof struktur sampai urukan tanah pondasinya sudah sesuai, karena dari awal saya sudah memantaunya dan telah mengumpulkan data untuk melihat apakah RAB sesuai dengan yang dilaksanakan ”, paparnya.

“ Rencananya semua data temuai ini yang nantinya akan kita sampaikan kepada pemeriksa setelah serah terima bangunan, namun saya berharap dengan itikad baik ini dapat diperbaiki oleh pihak kontraktor PT. Betesda Mandiri sebelum serah terima bangunan dilakukan untuk masyarakat pedagang di Madina ini, saya berharap begitu”. Tutupnya, sambil memperlihatkan rekaman vidio dan fhoto proses pembangunan gedung tersebut, diantaranya memperlihatkan batu guli sebagai bahan coran bukan batu pecah.

Sementara itu Kepala Dinas Pasar Kabupaten Mandailing Natal belum bisa ditemui awak media ini, sementara Kepala Bidang terkait juga belum berada ditempat. (Suaib)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 1,139 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Ny Jelita Gunting Pita Pusat Kuliner Hutan Kota Lubuk Pakam. ‎Ny. Jelita : ini Ikon Baru UMKM Deli Serdang

19 April 2026 - 15:12

Malam Minggu Seru di Dilan Coffee: Hiburan Musik Pop dari Isya hingga Larut Malam

18 April 2026 - 21:22

RSUD Panyabungan Mulai Instalasi CT Scan 64 Slice, Perkuat Langkah Jadi RS Rujukan Se-Tabagsel

18 April 2026 - 16:06

SS Dan SH Miliki Sabu Diamankan Satres Narkoba Polres Palas Di Desa Bulu Sonik, Kec. Barumun

16 April 2026 - 20:58

Bupati Paluta Sampaikan Pengantar LKPJ Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD

16 April 2026 - 10:25

Camat Barumun Barat Resmi Buka MTQ Ke IV Tingkat Kecamatan

15 April 2026 - 21:22

Trending di Berita Daerah