Menu

Mode Gelap

Desa Kita

Wadih Ar-Rasyid Fungsionaris PB HMI Minta APH Segera Periksa Ketua BKAD Se- Madina


					Bangunan Dana PISEW di Desa Tebing Tinggi yang diduga asal jadi Perbesar

Bangunan Dana PISEW di Desa Tebing Tinggi yang diduga asal jadi

Madinapos.com – Panyabungan|

Pelaksanaan Program PISEW (Program Integrasi Sosial Ekonomi Wilayah) Tahun Anggaran 2021 di Mandailing Natal (Madina) amburadul dan bangunan diduga tidak sesuai standarisasi.

Ini terlihat dari kondisi hancurnya bangunan dilapangan serta tidak sesuainya penggunaan anggaran terhadap hasil bangunan

Hal ini pun mendapat sorotan dari aktifis muda Mandailing Natal yang juga Fungsionaris PB HMI Wadih Al-rasyid Nasution Nasution kepada media Ini, Selasa, (08/02), Menurutnya program ini dicanangkan untuk menghapus kesenjangan antar wilayah, namun pelaksanaannya diduga tidak sesuai spesifikasi kontruksi dan keluar dari perencanaan kegiatan

” Pemerintah telah menggelontorkan dana besar untuk Program Integrasi Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW), Program ini tentunya kita harap terus berkelanjutan di Mandailing Natal. Dengan dana 600 juta seharusnya kita mendapatkan bangunan yang bagus dan layak untuk dimanfaatkan masyarakat,” ungkap Wadih

Lebih lanjut Wadih mengatakan bahwa program PISEW ini dikucurkan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR sesuai arahan Presiden RI bertujuan untuk menopang perekonomian masyarakat daerah yang tertinggal dan ekonomi lemah, Namun berbanding terbalik dengan hasil yang ditemui di lapangan. Diperkirakan bangunan itu tidak dapat digunakan dan bahkan tidak layak berfungsi sama sekali

Karena itu Wadih yang juga Putra asli Mandailing Natal yang saat ini menimba ilmu di Jakarta meminta agar Pengawas dan Aparat Penegak Hukum (APH) segera memeriksa seluruh ketua-ketua BKAD (Badan Koordinasi Antar Desa) pelaksana Program PISEW di Mandailing Natal

” Kami meminta Pengawas dan APH untuk segera memeriksa pelaksana kegiatan PISEW ini. Karena program ini seharusnya bermanfaat untuk masyarakat banyak, Jangan sampai dana PISEW ini lebih banyak yang diselewengkan daripada yang dibangunkan. Ini bukannya menjadi manfaat tapi nanti akan jadi pandangan buruk di masyarakat,” Tegas Wadih

Bahkan Wadih juga menyatakan sikap akan menyampaikan aduan ini ke Dirjen Ciptakarya jika ada aduan lengkap dari Masyarakat

” Karena itu kami meminta Pengawas dari PUPR dan APH segera melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terlibat disini. Dan kami juga tidak menutup kemungkinan akan meneruskan perkara ini ke Dirjen Cipta Karya” tutup Wadih.

Reporter: Dedek

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 217 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pemdes Suka Makmur Salurkan Bantuan Uang Tunai untuk 15 Anak Yatim Berhasil Dilaksanakan

19 Maret 2026 - 21:58

Pemdes Simpang Bajole Salurkan BLT-DD Juli-Desember 2025 Kepada 24 KPM

31 Desember 2025 - 13:54

MusDesa, Desa Salibaru Bahas Prioritas Pembangunan Berkelanjutan dan Sahkan RKPDes T.A 2026

10 November 2025 - 17:24

Desa Hutaimbaru Gelar MusDes,Sahkan RKPDes 2026,Tampung Usulan Warga

6 November 2025 - 20:04

Desa Lubuk Kapundung l,Gelar MusDes ,Sahkan RKPDes 2026

6 November 2025 - 19:53

Musdes Lubuk Kapundung ll Sahkan RKPDes 2026, Prioritaskan Pembangunan Berkelanjutan

6 November 2025 - 17:05

Trending di Desa Kita