Madinapos.com – MBG.
Banjir bandang di Sabtu (19/12) lalu telah meluluh lantakkan 4 Desa pada Wilayah Sulangaling Kecamatan Muara Batang Gadis Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Rumah penduduk, fasilitas sekolah dan area pertanian hancur.
Hal itu tergambar jelas dalam jempretan photo – photo Tanggal (30/12/21) di 4 desa, yakni Desa Hutarimbaru, Lubuk Kapundung I, Lubuk Kapundung II dan Desa Ranto Panjang disebut Wilayah Sulangaling.
Beberapa desa yang diketahui sempat tenggelam, kini menyisakan rumah, sekolah dan fasilitas umum yang mengalami kerusakan parah. Kini yang terlihat hanya lumpur tebal menutupi rumah sebagian besar wilayah pedalaman itu.
Pada Tahun 2020 (10/10) lalu, wilayah ini juga pernah tenggelam saat Sungai Parlampungan meluap. Desa di Lembah Sidoar – doar ini juga tenggelam, namun kali ini membawa lumpur tebal dan menimbun perkampungan dengan ketinggian rata – rata 30 Cm.
Gozali Pulungan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Madina yang terjun kelokasi untuk membawa bantuan mengakui Wilayah Sulangaling mengalami kerusakan cukup parah akibat banjir terakhir ini,” selain rumah penduduk dan areal pertanian, SD Hutaimbaru juga rusak berat dan tidak terpakai, buku hingga raport siswa hanyut”, ungkapnya kepada media ini.
“SD Desa Lubuk Kapundung juga tinggal dua lokal yang terpakai walaupun masih tertutup lumpur tebal”, tambahnya.
Ia juga mengatakan Wilayah ini membutuhkan segera mesin air setidaknya 3 per desa untuk membersihkan lumpur, bibit padi dan saprodi, buku dan pakaian anak sekolah, alat berat yang akan memperbaiki jalur sungai.
” Yang kita bawa hari ini masih bantuan sembako berupa beras 4 ton, telur 60 papan, 60 dus mie instan, minyak goreng, dan lainnya yang merupakan bantuan Pemkab Madina.” tutup Sekda.
Penulis : Red/Alk
Photo : Humas











