Menu

Mode Gelap

Hukum

Nama Jaya Muncul Sebagai Calon Tersangka Tambang Maut Kotanopan


					Nama Jaya Muncul Sebagai Calon Tersangka Tambang Maut Kotanopan Perbesar

Madinapos.com, Panyabungan – Seorang pria bernama Jaya muncul sebagai calon tersangka atas peristiwa tambang emas ilegal menelan korban jiwa di Muara Tagor, Desa Muara Pungkut, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Informasi nama Jaya ini diperoleh dari Kasat Reskrim Polres Madina AKP Ikhwanuddin ketika dihubungi pada, Kamis (12/2/2026).

Ikhwanuddin mengatakan, pihaknya saat ini masih bekerja melalukan penyidikan atas insiden tewasnya penambang emas di lokasi diduga milik pria bernama Jaya.

“Jaya (Calon tersangka), kasus ini terus berjalan dan yang bersangkutan sudah pernah kita panggil namun tidak kooperatif,” kata dia.

Sebelumnya diberitakan, Kapolres Madina AKBP Bagus Priandy, SIK, MSI, mengaku proses hukum insiden hilangnya nyawa manusia di tambang emas tanpa izin Desa Muara Pungkut sudah naik ke tahap penyidikan.

Bagus menyebut, sejumlah saksi diperiksa dalam insiden tersebut termasuk pihak dinas. Namun, Bagus tak merinci jumlah saksi dan nama dinas yang dipanggil atas tambang mau tersebut.

Sebagaimana diketahui, tambang emas di wilayah Muara Tagor, Desa Muara Pungkut, Kotanopan, telan korban jiwa pada Sabtu sore, 31 Januari 2026. Tiga orang pria tertimbun material batu-pasir tambang tersebut.

Ketiga pria itu penduduk Desa Hutadangka bernama Musdi Lubis, Budi Hartono, dan Ahmad Sarif. Nyawa Budi Hartono meninggal dunia di lokasi, sementara Musdi dan Sarif mengalami luka pada bagian wajah dan tangan.

Tambang emas menelan korban jiwa ini menjadi perhatian banyak pihak. PMII Madina turut mendesak Polsek Kotanopan dan Polres Madina agar menegakkan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

PMII juga berkomitmen mengawal kasus ini hingga tuntas. Pemodal hingga pemilik lahan diminta agar diproses hukum sebagai bentuk tanggung jawab atas pembiaran atau kelalaian. (Suaib Rizal).

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 186 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Mediasi Buntu, RS Permata Madina Kini Terancam Gugatan Malapraktik Pasien RSH

31 Maret 2026 - 14:51

RS Permata Madina Disomasi: Diduga Malapraktik, Pasien Masuk Sakit Lambung Berujung Amputasi

30 Maret 2026 - 15:51

Tuntaskan Perbaikan Infrastruktur, Masa Transisi Darurat Bencana Madina Resmi Diperpanjang 3 Bulan

29 Maret 2026 - 21:19

Dukung “Beri Ruang Untuk Bumi”, Artha Graha Peduli Bersama PT RMM dan PT DIS Gelar Aksi Earth Hour 2026

28 Maret 2026 - 22:12

Rapat Perdana Pasca Lebaran, Pemkab Madina Fokus Akselerasi IPR dan Transformasi BUMD

26 Maret 2026 - 15:24

Soroti Wacana WFA Pendidikan, Tokoh Pemuda Madina : Jangan Sampai Terjadi Diskriminasi Akses Belajar

25 Maret 2026 - 17:16

Trending di Nasional