Madinapos.com, Kotanopan – Polres Mandailing Natal (Madina) bergerak cepat menangani insiden maut di lokasi Pertambangan Tanpa Izin (PETI) Desa Muara Pungkut, Kecamatan Kotanopan dengan melakukan penyelidikan mendalam terkait peristiwa longsor yang merenggut nyawa seorang penambang pada hari Sabtu (31/1).
Kapolres Madina, AKBP Bagus Priandy, menegaskan bahwa pihaknya telah menerjunkan personel untuk mengumpulkan keterangan dan mengamankan tempat kejadian perkara.
” Terima kasih informasinya. Saat ini insiden tersebut sedang dalam penanganan Polsek Kotanopan dan Sat Reskrim Polres Madina,” ujar AKBP Bagus saat dikonfirmasi media, Minggu (1/2/2026).
Ia juga menyebut, penanganan akan difokuskan pada kronologi kejadian serta kepemilikan lahan atau pihak-pihak yang bertanggung jawab atas aktivitas tambang ilegal yang makan korban itu.
Sebelumnya, tiga warga Desa Huta Dangka tertimbun material longsor saat mencari butiran emas di lokasi bekas galian PETI, dimana peristiwa ini mengakibatkan Budi Hartono (49) meninggal dunia, Musdi Lubis (50) dan Ahmad Sarif (30) luka berat. (Suaib Rizal).











