Madinapos.com, Panyabungan – ribuan hektar kebun kelapa sawit tumbuh dan berkembang bersama Ribuan Kepala Keluarga Miskin di Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara.
Keberadaan perusahaan perkebunan tersebut memiliki latar belakang yang berbeda tetapi tetap melalui kebijakan Serta program pusat yang bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat sekitarnya, seperti melalui program kemitraan dengan transmigrasi, program KPPA, program KPEN – RP
Meskipun demikian masih banyak perusahaan yang bermain main dengan peluang tersebut ada yang menduduki kawasan hutan, Gambut, bantaran sungai serta sempadan pantai bahkan ada yang menumpang dan menindih lahan Masyarakat baik dengan kedekatan dengan penguasa maupun dengan cara kapitalisme dengan dalih pertambahan program plasma sehingga mereka di buat menyerah dan terperangkap dalam kemiskinan yang berkepanjangan.
Dari sekian banyak program pemerintah terkait perkebunan hanya sebahagian Perusahaan perkebunan yang sukses mensejahterakan masyarakat sekitarnya dan sisanya menjadi tanggungan Pemerintah serta menambah daftar jumlah kepala keluarga miskin setiap periodenya.
Seiring dengan permasalahan di atas serta semangat pemerintah untuk menata ulang tatanan perizinan perkebunan kelapa sawit diharapkan dapat mensejahterakan Keluarga miskin yang terdata dalam Dtsen ( data tunggal sensus ekonomi nasional).
Sekarang kita berharap Semoga KK miskin yang tertera dalam Dtsen baik secara regional maupun nasional di jadikan penerima manfaat dari kebijakan penataan ulang perizinan perkebunan khususnya untuk petani plasma kelapa sawit.
( Topen )











