Menu

Mode Gelap

Berita Daerah

Langganan Banjir terparah, Bupati Madina Dorong Relokasi SDN 388 Desa Hutaimbaru


					Langganan Banjir terparah, Bupati Madina Dorong Relokasi SDN 388 Desa Hutaimbaru Perbesar

Madinapos.com, MBG – Banjir yang terus berulang di Desa Hutaimbaru, Kec.Muara Batang Gadis (MBG) Kab.Mandailing Natal (Madina) tidak hanya merusak bangunan dan fasilitas umum, tetapi juga bangunan sekolah itu, hal ini disampaikan oleh kepala Sekolah waktu Bupati meninjau sekolah tersebut,pada Sabtu (13/12/2025) siang.

Kondisi tersebut terlihat di Sekolah Dasar Negeri 388 Desa Hutaimbaru yang hampir setiap tahun terendam banjir ketika intensitas hujan meningkat. Akibatnya, kegiatan belajar mengajar terpaksa dihentikan selama beberapa hari kedepanya.

Menurut keterangan dari Ahmad Yuni Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 388 Desa Hutaimbaru,sekolah tersebut hampir setiap tahun terendam banjir terparah saat intensitas hujan mulai meningkat. Ketinggian genangan air rata-rata mencapai sekitar satu hingga dua meter. Namun pada kejadian banjir kali ini, ketinggian air lebih parah dibandingkan dengan banjir sebelumnya sehingga menyebabkan kerusakan pada perabot semua disekolah serta fasilitas pendukung lainnya rusak tidak bisa dipergunakan lagi.tuturnya kepala Sekolah.

“Sehingga kondisi tersebut, aktivitas belajar mengajar terpaksa dihentikan selama beberapa hari karena ruang kelas tidak dapat digunakan, “ucapnya.

Menanggapi kondisi itu, Bupati Saipullah menilai bahwa bangunan sekolah sudah tidak layak untuk terus dipertahankan di lokasi saat ini. Menurutnya, opsi relokasi menjadi solusi yang perlu segera dipertimbangkan.

“Kalaupun nanti kita perbaiki, tahun depan hujan akan datang lagi dan sekolah ini akan kembali terendam. Akibatnya, peralatan seperti perabot, buku, dan fasilitas lainnya akan terus mengalami kerusakan,” sebutnya.

Saipullah juga mengungkapkan kekhawatirannya apabila hujan turun dalam waktu yang cukup lama.

“Jika genangan berlangsung hingga dua pekan, maka anak-anak terpaksa berhenti sekolah selama dua minggu karena tidak memungkinkan untuk belajar dalam kondisi terendam air,” sebutnya.

Bupati Saipullah menyampaikan bahwa Pemkab akan menunggu pengajuan resmi dari Kepala Desa dan Kepala Sekolah sebagai dasar untuk langkah lanjutan, termasuk rencana relokasi.

(Penulis:Parwis Batubara)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Selesaikan Sengketa Plasma PT. DIS, Pemkab Madina Fasilitasi Mediasi Warga Tabuyung

23 Januari 2026 - 19:28

Sempat Terputus Longsor, Danramil 16 Batang Natal Apresiasi Pembukaan Jalan Baru Muara Soma-Banjar Melayu

23 Januari 2026 - 15:12

‎Acara Puncak Peringatan HGN 2026, UPTD Puskesmas Patiluban Mudik dan Sikara-kara Laksanakan Senam Pagi Bersama

23 Januari 2026 - 15:05

Masyarakat Desa Banjar Melayu Berterima Kasih, Akses Jalan Baru Akhirnya Rampung Dibangun

23 Januari 2026 - 08:40

Pembukaan Ruas Jalan Baru Banjar Melayu Selesai, Tokoh Masyarakat Apresiasi Pemkab Madina

22 Januari 2026 - 21:57

‎Dalam Rangka Hari Gizi Nasional 2026, UPTD Puskesmas Patiluban Mudik Gelar Aneka Lomba

22 Januari 2026 - 21:33

Trending di Berita Daerah