Madinapos.com, Muara Batang Gadis – Wilayah Siulang-aling Kecamatan Muara Batang Gadis Mandailing Natal yang didiami empat desa di dalam, Mulai dari Desa Hutarimbaru, Ranto Panjang, Lubuk Kapundung I dan II, sampai dengan hari ini belum bisa dilalui melalui jalan darat, akses satu-satunya masih dari sungai naik Robin selama 3-4 jam perjalanan dari Singkuang I.
Menyikapi hal ini, Bupati Mandailing Natal H Saipullah Nasution mengatakan saat kunker ke wilayah tersebut mengatakan, Pemkab akan segara mengajukan permohonan pinjam pakai lahan kepada Kementerian Kehutanan, bagaimana akses jalan darat Nagajuang – Siulang-aling bisa terwujud, di tahun 2026-2027 ini.
” Kita juga telah menerima surat dari kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, meminta kepada Pemkab agar segera mengajukan proposal dalam rangka permohonan izin pinjam pakai lahan untuk akses jalan yang akan kita bangun tersebut,” kata Bupati.

Oplus_16908288
” Tentu ini adalah kabar baik, dan sekaligus tantangan bagi kita, bagaimana ini cepat terwujud dan kemudian kita mengusulkan anggarannya agar bisa dilaksanakan segera,” tambahnya.
Selain itu kata Bupati, kedatangannya bersama rombongan OPD Pemkab untuk memastikan kondisi masyarakat Siulang-aling dalam keadaan baik dan aman pasca banjir, sekaligus bersilaturahmi dengan seluruh elemen sembari memberikan bantuan kebutuhan bahan pokok kepada yang terdampak banjir.
” Kami sengaja datang hari ini dalam rangka memberikan sumbangan bantuan, baik itu sembako, juga sekaligus melakukan pendataan terhadap infrastruktur maupun barang-barang berharga masyarakat yang kehilangan atau hanyut, atau mungkin tidak ditemukan lagi, sehingga kita datang ke sini mendata seluruh kerugian mereka,” ungkapnya.
Selain itu, menjalankan amanah dari Presiden untuk mencukupi segala kebutuhan masyarakat terdampak banjir, mulai dari kebutuhan sembako, peralatan sekolah, kebutuhan rumah tangga dan termasuk alat komunikasi di wilayah tersebut.
” Alhamdulillah hari ini kami hadir di sini dan sudah serahkan bantuan, juga sedang melakukan survei pada lokasi-lokasi yang memang perlu dilakukan rehabilitasi,” ujarnya.
Terkait lahan, Bupati melalui Kadistan akan mendata lahan masyarakat terdampak, sehingga bisa diberikan bantuan bibit dan sebagainya. (Redaksi).











