Madinapos.com, Biru-biru – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang terus memperkuat peran Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Posyandu, yang merupakan program nasional sejak era Ibu Tien Soeharto dan berkembang dari kebijakan PKMD tahun 1975, terbukti tetap relevan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat hingga saat ini.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Deli Serdang, Dedi Maswardy SSos MAP, saat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK oleh Tim Evaluasi PKK Provinsi Sumatera Utara di Desa Candirejo, Kecamatan Biru Biru, Senin (3/11/2025).
Menurut Sekda, pengelolaan Posyandu tidak boleh hanya berfokus pada kesehatan ibu dan anak, namun harus terintegrasi dengan berbagai program pemerintah, seperti Indeks Layanan Primer (ILP) dan Standar Pelayanan Minimal (SPM) lintas kementerian.
“Pengelolaan Posyandu adalah kunci agar terus berkembang. Semua aturan dan standar telah kita jalankan. PKK harus menjadi primadona, dan Deli Serdang saya yakin mampu menjadi juara serta teladan bagi daerah lain,” ujar Sekda.
Desa Candirejo sendiri tengah mengikuti Lomba Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK kategori Posyandu Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025. Dalam kesempatan itu, hadir juga Ketua TP PKK Deli Serdang, Ny Jelita Asri Ludin Tambunan.
Sekda mendorong kader PKK menciptakan inovasi untuk meningkatkan nilai penilaian. Ia memberi contoh gagasan program Optimalisasi Pelayanan Anak dan Keluarga (Opak Berkah) melalui pemanfaatan lahan untuk makanan tambahan bergizi bagi anak.

“Buatlah inovasi. Jika gizi makanan tambahan dihitung dengan benar, saya yakin Desa Candirejo bisa meraih juara,” tegasnya.
Sementara itu, Anggota Pokja IV TP PKK Provinsi Sumatera Utara, Murni Sari SKM MKM, mengapresiasi kreativitas dan kolaborasi yang sudah berjalan di desa tersebut, meski masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki.
“Banyak inovasi dan pemanfaatan lahan yang menarik. Kami berharap setelah lomba ini, kegiatan Posyandu tetap aktif dan menjadi contoh bagi desa lain,” ucapnya.











