Madinapos.com, Siabu – Harga gabah di Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bertahan dibawah harga eceran tertinggi (HET). Informasi yang di dapat oleh media ini per tanggal 7 september dengan harga Rp6.500/kg di salah satu desa memicu ke kawatirkan petani di awal panen raya tahun ini, Selasa (9/9).
Kekhawatiran itu semakin bertambah setelah menghubungi Bulog melalui No WA +62 822-7385-3xxx atas nama Ariyanto sebagai kepala seksi (Kasi) di badan usaha milik negara tersebut tidak merespon.
Bangun Barani Siregar warga desa Tanggal Bosi di kepada media ini mengatakan harga gabah awal panen raya sudah dibawah harga HET pemerintah, ini masih permulaan belum puncak.
” Kami petani kecil ini waswas kebiasaan lama Tengkula yang pada akhirnya tercekik,setiap musim panen harga gabah anjlok,” keluhnya.
Sebelum kekhawatiran itu terjadi para petani berharap pihak Bulog turun untuk menindaklanjuti gejolak harga ini hingga netral.
” Mohon kiranya pihak Bulog secepatnya menindaklanjuti dengan turun kelapangan sehingga harganya bisa netral,” ujarnya. (Adanan).











