Madinapos.com, Panyabungan Utara – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution mengatakan Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Perkembangan Umum dan Penata Ruang (PUPR) akan menyelesaikan masalah kekeringan yang melanda areal persawahan akibat saluran irigasi yang tersumbat dibeberapa Kecamatan yang Sebabkan ribuan Sawah Petani gagal tanam.
Mulai dari Kecamatan Panyabungan Barat, Hutabargot, Panyabungan Utara dan Nagajuang.
Hal ini dikatakan oleh Atika sewaktu datang meninjau beberapa titik lokasi saluran irigasi didampingi oleh Asisten II Ahmad Meinul Lubis, Kadis PUPR Ir Elpiyanti Harahap ST, Kadis Ketapang Taufik Zulhndra Ritonga, Dinas Pertanian Juli Hidayah, Camat Hutabargot, Camat Panyabungan Utara dan Camat Nagajuang serta beberapa kepala desa.

” Kita tidak ingin musim tanam petani gagal, untuk itu setelah menerima keluhan masyarakat terkait kekeringan yang melanda wilayah ini, kita langsung turun meninjau mencari titik permasalahannya dan akhirnya ditemukan sehingga bisa diselesaikan,” kata Atika, Selasa (8/7).
” Dibulan Agustus pihak PUPR akan mulai bekerja di saluran irigasi yang kewenangan Pemkab, untuk Panyabungan Utara dan Hutabargot merupakan kewenangan Balai Wilayah Sungai (BWS) kita akan surati,” tambahnya.
Diakhir Atika mengungkapkan, akibat irigasi rusak dan tersumbat dalam beberapa tahun terakhir ini telah berpotensi menyebabkan sekitar 2.885 hektare sawah gagal tanam.
Maka estimasi produktivitas padi yang terancam gagal panen sekitar 28.850 ton dengan per hektare itu lima ton dan dalam satu tahun dua kali tanam. (Redaksi).











