Menu

Mode Gelap

Berita Daerah

Pembangunan Jembatan Empat Desa di Natal 2026 Masuk Prioritas Pemkab Madina


					Pembangunan Jembatan Empat Desa di Natal 2026 Masuk Prioritas Pemkab Madina Perbesar

Madinapos.com, Natal – Pembangunan jembatan penghubung empat desa di Kecamatan yang terletak di Desa Tunas Karya di tahun 2026 masuk menjadi salah satu program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina).

Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Madina Ir Elpiyanti Harahap ST kepasa Media ini melalui WhatsApp, Jum’at (13/6).” Sebenarnya di tahun 2025 pun jembatan tersebut telah ditambahkan dalam DPA, namun terdampak efesiensi akhirnya dihapus,” kata Elpiyanti.

” Namun di tahun 2026 akan masuk prioritas Pemkab,” ujar Elpiyanti.

Sementara, Hari ini, Jum’at (13/6) Pasca hanyut akibat banjir pada Selasa,10/06/2025 yang lalu, jembatan penghubung sementara ini kembali dibangun oleh swadaya oleh masyarakat dari empat desa Mulai dari Desa Sikara-kara I, Desa Tunas Karya, Desa Sikara-kara II, Desa Suka Maju dengan bergotong royong.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Desa Sikara-kara I,Pitoko Gatot Suyoko, Kepala Desa Tunas Karya, Subari, Kepala Desa Sikara-kara II,Mohalli , Kepala Desa Suka Maju, Zainal Abidin, Kepala Desa Sikara-kara III, Edi Kurniawan, Kepala Desa Rukun Jaya,Ahmad Usamir Situmorang dan Babinsa Koramil 17-Natal serta warga masyarakat empat desa tersebut.

Kepala Desa Sikara-kara I,Pitoko Gatot Suyoko ketika dihubungi jurnalis Madina Pos Biro Natal membenarkan kegiatan gotong royong tersebut.
Pitoko mengatakan: “Hari ini Kita secara bersama sama melaksanakan kegiatan gotong royong untuk membangun kembali jembatan yang terletak dekat SMPN 2 Natal pasca hanyut dihantam banjir beberapa hari yang lalu”.
Lebih lanjut Pitoko menyampaikan, untuk pembangunan jembatan ini sudah pernah Kami ajukan ke Pemkab Mandailing Natal dan kabarnya sudah tertuang dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun 2025 ,Kami berharap jembatan ini bisa dibangun permanen pada tahun ini.

Untuk diketahui bersama, jembatan ini dulunya sudah dibangun permanen, namun hanyut akibat banjir pada tahun 2018 yang menghantam sebahagian wilayah Kecamatan Natal dan sudah beberapa kali dibangun jembatan sementara secara swadaya oleh masyarakat empat desa tersebut.
Jembatan ini merupakan sarana vital bagi masyarakat untuk mengangkut hasil kebun dan juga akses yang dilalui pelajar menuju SMPN 2 Natal. (R-Adanan).

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 171 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Ny Jelita Gunting Pita Pusat Kuliner Hutan Kota Lubuk Pakam. ‎Ny. Jelita : ini Ikon Baru UMKM Deli Serdang

19 April 2026 - 15:12

Malam Minggu Seru di Dilan Coffee: Hiburan Musik Pop dari Isya hingga Larut Malam

18 April 2026 - 21:22

RSUD Panyabungan Mulai Instalasi CT Scan 64 Slice, Perkuat Langkah Jadi RS Rujukan Se-Tabagsel

18 April 2026 - 16:06

SS Dan SH Miliki Sabu Diamankan Satres Narkoba Polres Palas Di Desa Bulu Sonik, Kec. Barumun

16 April 2026 - 20:58

Bupati Paluta Sampaikan Pengantar LKPJ Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD

16 April 2026 - 10:25

Camat Barumun Barat Resmi Buka MTQ Ke IV Tingkat Kecamatan

15 April 2026 - 21:22

Trending di Berita Daerah