Madinapos.com, Natal – Atas arahan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melalui Camat dan juga Koramil 17 Natal akhirnya jembatan penghubung di Desa Tunas Karya Kecamatan Natal yang hanyut akibat diterjang banjir beberapa hari lalu telah bisa digunakan melalui kolaborasi bergotong royong antara Lima Kades dan Warga.
Lima desa tersebut seperti Desa Sikara-kara I, Kepala Desa Tunas Karya, Kepala Desa Sikara-kara II, Kepala Desa Suka Maju dan Kepala Desa Sikara-kara III bersama Babinsa Koramil 17-Natal dan segenap warga, terlihat juga Babinsa 17 Natal ikut membantu pengerjaannya.
Kepala Desa Sikara-kara II, Mohalli ketika dihubungi mengatakan berkat kolaborasi dan arahan dari Pemkab Madina sehingga jembatan penghubung ini telah selesai dan siap digunakan.” Malam ini telah Selasai dan juga sudah bisa dilalui kendaraan,” katanya.

Begitu juga dengan Kepala Desa Tunas Karya Subari mengucapkan terimakasih kepada seluruh unsur yang ikut serta sehingga jembatan tersebut telah bisa digunakan.” Terimakasih kepada Babinsa Koramil 17-Natal dan warga masyarakat yang ikut melaksanakan kegiatan ini serta bantuan kendaraan dari salah satu Koperasi yang ada di Desa Sikara-kara II untuk mengangkut material jambatan,” ucapnya.
Ditempat terpisah, Kepala Desa Sikara-kara I,Pitoko Gatot Suyoko menyampaikan harapannya kepada Pemkab Madina agar kiranya di P-APBD bisa menampung anggaran pembangunannya.” Dari Informasi yang kita dapatkan dari Pemkab, jembatan ini menjadi prioritas dibangun di tahun 2026, Alhamdulillah, namun kami masih berharap bisa direalisasikan di Anggaran perubahan,” harapnya. (R-Adnan).











