Madinapos.com,Natal – Setelah ambruk diterjang banjir pada tahun 2018 lalu melanda sebahagian besar wilayah Kecamatan Natal Kabupaten Mandailing Natal (Madina), dan juga sudah beberapa kali dibangun kembali oleh oleh masyarakat, jembatan yang dibangun sementara penghubung empat desa yang terletak di Desa Tunas Karya kembali ambruk akibat curah hujan yang tinggi mengguyur wilayah tersebut selama satu hari ini.
Jembatan ini sangat vital dimana menghubungkan Desa Sikara-kara I,Desa Tunas Karya,Desa Sikara-kara II,Desa Suka Maju bahkan juga ke beberapa desa eks transmigrasi di Kecamatan Natal sebagai sarana untuk mengeluarkan hasil pertanian dan jalur yang dilalui oleh pelajar menuju sekolah di SMP Negeri 2 Natal.

Kepala Desa Sikara-kara II Mohalli, ketika dihubungi membenarkan ambruknya jembatan sementara penghubung beberapa desa itu.” Ia akibat sudah mulai lapauk dan ditambah terjangan derasnya hujan,” katanya.
Lebih lanjut Mohalli mengatakan, terkait jembatan ini para Kepala Desa eks transmigrasi dari empat desa sudah berjumpa dengan Pak Sukhairi sebagai Bupati Mandailing Natal menjelang akhir masa jabatan beliau sebagai Bupati dan beliau berjanji akan di anggarkan pembangunannya pada tahun anggaran 2025 dan pada Desember 2024 yang lalu Kami juga mendapatkan kabar baik melalui salah seorang anggota DPRD Mandailing Natal asal Dapil Madina 4 mengatakan bahwa pembangunan jembatan tersebut sudah tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah(RKPD).
Kabupaten Mandailing Natal dengan besaran anggaran 1,5 Milyard. Hal ini disampaikan kepada Kami sewaktu mengikuti Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan yang lalu.
Kepala Desa Sikara kara II, Mohalli juga mengatakan,Kami telah melakukan koordinasi kepada anggota DPRD asal Dapil 4 Madina dengan harapan agar ikut membantu, memberikan dorongan dan juga keprihatinan kepada masyarakat daerah pemilihannya, serta mencarikan solusi kepada Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, saat efisiensi anggaran dan tengah semangatnya Bapak Bupati membuka jalan yang menghubungkan Mandailing Natal menuju Kabupaten Padang Lawas. Kami warga eks transmigrasi juga berharap ada keprihatinan Bapak Bupati kepada kami selaku warga yang terdampak rusaknya jembatan tersebut, tutup Mohalli. (R-Adnan).











