Menu

Mode Gelap

Berita Daerah

WPR dan IPR Disinggung Bupati Madina Saat Penyampaian LKPJ 2024 di Gedung DPRD


					WPR dan IPR Disinggung Bupati Madina Saat Penyampaian LKPJ 2024 di Gedung DPRD Perbesar

Madinapos.com, Panyabungan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (DPRD Madina) melaksanakan Paripurna Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kepala daerah tahun 2024 pada Jumat, 9 Mei 2025 di ruang paripurna DPRD, Kompleks Perkantoran Payaloting, Panyabungan.

Bupati H. Saipullah Nasution yang hadir bersama Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution dalam laporannya menyampaikan pendapatan daerah pada tahun lalu mencapai Rp1,95 triliun dengan realisasi Rp1,88 triliun atau 96,29 persen.

Sementara itu belanja daerah sebesar Rp2,05 triliun dengan realisasi Rp1,91 triliun atau 93,28 persen. Dari angka itu, sejumlah Rp299 miliar dialokasikan untuk urusan pelayanan pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum dan penataan ruang, perumahan rakyat dan kawasan permukiman, trantibum, dan perlindungan masyarakat serta sosial.

Pemkab Madina juga mengalokasikan Rp1,01 triliun untuk belanja urusan pendidikan dan kesehatan. “Dari besarnya alokasi untuk kedua urusan ini membuktikan bahwa kita bersepakat untuk meningkatkan pendidikan dan kesehatan di Bumi Gordang Sambilan yang kita cintai ini,” kata dia.

Dalam kesempatan itu, Bupati Saipullah juga memaparkan sejumlah capaian positif pemerintah pada tahun lalu. Mulai dari laju pertumbuhan ekonomi yang baik, penurunan persentase kemiskinan, penurunan persentase penggangguran terbuka, sampai pada Indeks Saing Daerah (ISD) yang terus meningkat.

Bupati mengungkapkan, Pemkab Madina telah membentuk tim monitoring, evaluasi, dan verifikasi perizinan sektor perkebunan untuk mengurai beragam masalah yang selama ini belum terselesaikan.

“Apabila ditemukan adanya pelanggaran akan dilakukan investigasi mendalam terhadap perizinan yang tidak sesuai dengan ketentuan,” sebut dia.

Pada sisi lain, Bupati Saipullah menerangkan Pemkab Madina akan mengusulkan penambahan wilayah pertambangan rakyat (WPR) di lokasi-lokasi yang potensial. “Dalam waktu dekat pemerintah akan mengadakan sosialisasi tentang izin pertambangan rakyat kepada masyarakat di beberapa desa yang wilayah desanya masuk dalam WPR,” pungkas dia.

Berdasarkan keterangan Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis, paripurna ini diikuti oleh 27 anggota legislatif dari total 40 orang.

Dari kalangan eksekutif terlihat hadir Sekda Alamulhaq Daulay, Asisten I Sahnan Pasaribu, Asisten III Lis Mulyadi Nasution, Kepala Dinas PUPR Ir. Elpi Yanti Harahap, Kadis Perindag Parlin Lubis, Kadis Perkim Rully Andry, Kadis Perhubungan Adi Wardana, Kaban Penda Ahmad Yasir Lubis, dan Kadis Koperasi UKM Muktar Afandi Lubis serta sejumlah kabag dan kabid. (Redaksi).

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 157 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Ny Jelita Gunting Pita Pusat Kuliner Hutan Kota Lubuk Pakam. ‎Ny. Jelita : ini Ikon Baru UMKM Deli Serdang

19 April 2026 - 15:12

Malam Minggu Seru di Dilan Coffee: Hiburan Musik Pop dari Isya hingga Larut Malam

18 April 2026 - 21:22

RSUD Panyabungan Mulai Instalasi CT Scan 64 Slice, Perkuat Langkah Jadi RS Rujukan Se-Tabagsel

18 April 2026 - 16:06

SS Dan SH Miliki Sabu Diamankan Satres Narkoba Polres Palas Di Desa Bulu Sonik, Kec. Barumun

16 April 2026 - 20:58

Bupati Paluta Sampaikan Pengantar LKPJ Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD

16 April 2026 - 10:25

Camat Barumun Barat Resmi Buka MTQ Ke IV Tingkat Kecamatan

15 April 2026 - 21:22

Trending di Berita Daerah