Menu

Mode Gelap

Politik

Bawaslu Tolak Gugatan Sengketa Pemilu 2024 Caleg DPRD Palas


					Bawaslu Tolak Gugatan Sengketa Pemilu 2024 Caleg DPRD Palas Perbesar

Madinapos.com – Palas.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Padang Lawas menolak gugatan Sengketa Pemilu 2024 oleh penggugat Jenti Mutiara Napitupulu, Caleg DPRD Padang Lawas dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Putusan tersebut dibacakan Komisioner Bawaslu, Alex Sabar Nasution, Berlin Toga Langit dan Ningtiasih pada sidang pemeriksaan pelanggaran administratif Pemilu di Kantor Bawaslu, Kamis 07 Maret 2024.

Laporan Jenti itu didasari adanya dugaan penggelembungan suara pada Caleg tertentu, di partai yang sama. Itu terjadi pada TPS di Desa Ujung Batu Kecamatan Sosa.

” Tuduhan yang dilaporkan pelapor terhadap terlapor yaitu KPPS di TPS Ujung Batu tidak terbukti, dan segala kebijakan yang dilakukan oleh KPPS baik dari pemindahaan TPS ke rumah karena hujan sudah sesuai dan dapat persetujuan dari BKD, Panwascam dan para saksi daru Partai,” sebut Alex.

Usai putusan tersebut Jenti menyebut Pemilu Kali ini merupakan Pilcaleg terburuk yang pernah ada di Padang Lawas. Jenti pun berharap kedepan Palas semakin maju, terbuka dan transparansi dan keterpihakan.

Anggota DPRD Palas periode 2019-2024 ini pun mengatakan pihaknya tidak akan berhenti disini saja mungkin nanti kita akan bertemu pada kesempatan yang lain.

Putusan yang sama juga disampaikan Bawaslu Palas yaitu menolak gugatan yang dilaporkan oleh H Elfin Hamonangan Harahap, Caleg DPRD Padang Lawas dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Laporan dugaan pelanggaran pemilu yaitu penggelumbungan suara yang dilakukan oknum KPPS dan permintaan penghitungan suara ulang pada TPS 002, dan 004 desa Pasar Binanga Kecamatan Barumun Tengah.

Laporan itu didasari adanya dugaan perpindahan perolehan suara dari caleg nomor urut 1 atas nama H Elfin Hamonangan Harahap terhadap caleg nomor urut 2 Gontar Halomoan Harahap di partai yang sama, yakni PKB.

Alex menyebut pihak tergugat tidak mampu menghadirkan dua saksi pada sidang pemeriksaan. Setelah melalui proses, namun tidak menemukan bukti-bukti tambahan, sesuai dengan yang dipersoalkan.

Sidang pemeriksaan pelanggaran administratif Pemilu dikawal ketat pihak kepolisian dan pihak terlapor juga tampak menghadiri sidang.

Penulis :  A Salam Srg.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 99 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Aliansi Masyarakat Ulu Sosa Kembali Unjuk Rasa di Kantor KPU Palas

9 Maret 2024 - 16:18

Tokoh Masyarakat Siabu Minta KPU Madina Gelar PSU di TPS 006 Desa Bonan Dolok

26 Februari 2024 - 15:05

Warga Desa Ujung Batu IV Berikan Suara di 9 TPS Pemilu 2024, Persoalkan Undangan Memilih Tak Sampai

14 Februari 2024 - 12:53

Hari Ini, Warga Madina Berikan Suaranya di TPS Pemilu 2024

14 Februari 2024 - 10:42

Logistik Pemilu 2024 Tahap Pertama Untuk 8 Kecamatan Diluncurkan KPU Palas

12 Februari 2024 - 14:47

PPK Dan Forkompimcam Salurkan Logistik Pemilu Untuk Kecamatan Batahan

12 Februari 2024 - 14:35

Trending di Politik