Madinapos.com – Padang Lawas.
Lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia (LPRI) Kabupaten Padang Lawas (Palas) bersama awak media usai memantau kondisi beberapa ruangan Kantor Dinas Pemerintahan Kabupaten Palas ditemukan kosong dan ada yang terkunci saat Plt. Bupati dan Sekretaris Daerah berada diluar kota, Selasa (04/07/23) siang sekitar pukul 14.15 WIB,
Wakil Ketua LPRI Palas, Riswan Efendi Nasution kepada awak media ini mengatakan kecewa karena kantor yang merupakan sarana layanan publik justru kosong dan tak satupun PNS yang masuk kantor.
“Saya merasa miris melihat situasi ini, bayangkan pada saat jam kerja kantor yang merupakan sarana layanan publik justru kosong, hal ini menjadikan bukti bahwa kedisiplinan pegawai di lingkungan Pemkab Padang Lawas sangat rendah kantor ini bagaikan rumah tak bertuan,” kritik Riswan usai memantau situasi.
Riswan Efendi Nasution merupakan salah satu tokoh pemekaran Kabupaten Palas mengatakan kejadian luar biasa ini bukan hanya sekali ini terjadi, pada bulan puasa Ramadhan 1444 H yang lalupun sering begitu,” kami melihat Pegawai Pemkab Palas terlalu nyaman untuk bekerja, bukan hanya sekali ini terjadi, yang paling nyata dan sering terjadi ketika Plt Bupati dan Sekda sedang berada di luar kota”, kritiknya lagi.
Ia juga mengingatkan sebentar lagi Kabupaten Palas akan memasuki usia 16 tahun, tetapi kualitas pegawainya belum bisa disiplin,”Saya berharap kritik ini disahuti positif, sehingga Plt Bupati dan Sekda Palas melakukan evaluasi terhadap kinerja PNS di setiap dinas, agar sejalan dengan visi misi Palas yang Beriman Cerdas Sehat Dan Berbudaya (BERCAHAYA)”, pinta Riswan
Sementara itu, Sekda Arpan Nasution, S.Sos sebagai Ketua KORPRI Kabupaten Padang Lawas sampai berita ini terbit belum memberikan komentar saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp dan telephon seluler sejak puku 15.00. Wib, sehingga akan menjadi bahan berita kemudian jika telah terkonfirmasi.
Adapun ruangan yang kosong dan minim pegawai sekitar pukul 14.00-15.00 WIB sesuai pantauan antara lain Bidang Hukum seluruh ruangan terkunci, Diskoperindak hanya satu pegawai PNS, Dinas Ketapang kosong, DLHK empat orang pegawai honorer, dan Dinas PU kosong.
Kemudian, Kesbangpol 2 orang pegawai honorer, Dinas Pendidikan tampak hanya empat orang pegawai, Kominfo hanya tiga orang pegawai, Disnaker kosong.
Penulis : A Salam Srg.