Madinapos.com – Tapsel.
Wakil Bupati Tapanuli Selatan, Rasyid Assaf Dongoran menyebutkan gerakan gotong royong pola marsialap ari untuk perbaiki rumah miskin merupakan tradisi semakin terkikis, sehingga diperlukan gerakan kebersamaan melalui musyawarah dan mufakat untuk.menggotong royongkan program ini dapat berjalan dengan baik untuk membantu warga memperbaiki rumahnya.
” Sejak 2021 hingga saat ini atau dalam 25 bulan sudah ada total 25 rumah miskin berhasil diperbaiki lewat Gotong Royong Marsialap Ari, intinya saya ingin setiap bulan ada gotong royong. Ada saya atau tidak ada saya sebagai Wakil Bupati, masyarakat harus kembali dirangsang bergotong royong”, ungkapnya, Sabtu (17/6) lalu.
Ia juga mengatakan banyak kegiatan yang bisa digotong royongkan misalnya kebersihan masjid, kebersihan lahan kuburan, sawah dan kebun, pembersihan irigasi saluran air di desa desa, termasuk memperbaiki rumah rakyat miskin. Jadi tidak semua program untuk masyarakat hanya bergantung pada uang saja,” tambah Rasyid.
Namun menurut Rasyid tidak mudah memulai perjuangan untuk menggalang semangat gotong royong dan kepedulian sesama terus masyarakat,“Perlu diingat bahwa kegiatan bulanan ini tidak memakai Dana APBD dan APBN, murni dengan Swadaya kegotongroyongan dari masyarakat, semua yang bekerja tidak dibayar honor, rela bekerja dengan motivasi peduli sesama,” jelasnya.
“Ya inilah tantangan tersendiri, kita mengubah pola pikir lagi, namun mudah-mudahan semua bisa diatasi,” ujarnya.
Ia juga mengatakan hampir dua tahun gotong royong ini berjalan, Wabup Tapsel pun kerap dituduh pencitraan dan riya’ oleh sejumlah kecil kalangan . Namun ia sama sekali tidak memperdulikannya isu-isu tersebut dan fokus untuk melanjutkan kerja-kerja baik seperti ini.
“Saya tidak terganggu dengan gosip komentar dan tuduhan segelintir manusia itu, saya juga tidak takut, saya hanya takut pada Tuhan saja,” pungkasnya.
Rasyid juga Berharap kita Pun terus publikasi baik di Medsos FB juga beberapa Memedia onlaen tentang kegiatan gotong royong untuk tujuan merangsang semangat gotong royong di kalangan masyarakat dan kita ingin gotong royong seperti di kecamatan lain khususnya Tapanuli Selatan. (Sayuti)











