Menu

Mode Gelap

Berita Daerah

Gagal Terima DID 2023, Fraksi Golkar DPRD Dorong Pemkab Tapsel Capai Target RPJMD


					Gagal Terima DID 2023, Fraksi Golkar DPRD Dorong Pemkab Tapsel Capai Target RPJMD Perbesar

Madinapos.com – Tapsel.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel) gagal menerima Dana Insentif Daerah (DID) tahun 2023, Fraksi Partai Golkar (FPG) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tapsel menyesalkan potensi sumber pendapatan daerah berkurang membuat angka kemiskinan meningkat.

” Padahal LKPD tahun 2021 Tapsel meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia”, ungkap Ketua FPG Andes Mar Siregar didampingi Ketua DPD Partai Golkar Tapsel, Rahmat Nasution dan Sekretaris DPD Partai Golkar Tapsel R. Boysandy Martua Pane, Selasa (28/12) malam.

Konprensi Pers juga didampingi anggota FPG DPRD Tapsel, Muhammad Rawi Ritonga dan Zulkarnain Dalimunthe di Kantor DPD Partai Golkar di Jalan Ade Irma Suryani Kelurahaan Ujung Padang Kecamatan Padang Sidempuan Selatan kota Padang Sidempuan.

“Ini menjadi catatan buruk bagi Pemkab Tapsel, karena tujuh tahun berturut-turut sebelumnya (2016, 2017, 2018, 2019, 2020, 2021, 2022) selalu memperoleh penghargaan dalam bentuk anggaran/keuangan yang jumlah keseluruhannya mencapai Rp.161 milyar,” ujarnya.

Sekali lagi, kata Andesmar, sesuai Peraturan Presiden (Perpres) No.130 Tahun 2022 tanggal 30 November 2022 tentang Rincian APBN Tahun Anggaran 2023, Pemkab Tapsel tidak memperoleh DID. Hal ini sangat mengejutkan dan memprihatinkan bagi kita.

Ia memaparkan bahwa DID adalah dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Diberikan kepada daerah dengan tujuan sebagai penghargaan atas perbaikan/pencapaian kinerja berdasarkan kriteria/kategori tertentu.

” Jumlahnya miliyaran rupiah (apabila penghargaan yang diperoleh mencapai Rp.50 miliyar ke atas maka itulah yang disebut dengan Dana Rakca). Pemkab Tapsel pernah dua kali memperoleh Dana Rakca (tahun 2017 sebesar Rp.50 milyar dan tahun 2020 sebesar Rp.52 miliyar)”, ungkapnya. (Sayuti)

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 62 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

BBM Jenis Pertalite Langka di Sibuhuan, Harga Ketengan Rp.18 Ribu/ Liter, Ketua Sampal Angkat Bicara

21 Februari 2024 - 23:15

Dandim 0212/Tapsel Tanam Pohon Mangrove Serentak di Natal

21 Februari 2024 - 21:51

Sat Samapta Polres Palas Patroli Monitoring di Kantor PPK, Pastikan Kotak Suara Pemilu Aman

20 Februari 2024 - 15:51

KPU RI Umumkan 5 Komisioner KPU Palas Baru, Besok Dilantik

20 Februari 2024 - 00:44

Pemerhati Lingkungan Curigai Ada Pemilik Modal Kuat Dibalik Galian C Ilegal di Linggabayu

19 Februari 2024 - 19:42

Kapolres Madina Pantau Rapat Pleno Penghitungan Suara Pemilu 2024 di Kantor PPK

17 Februari 2024 - 22:15

Trending di Berita Daerah