Menu

Mode Gelap

Madina Bisnis

Harga TBS Sawit Ditingkat Petani Kabupaten Palas Mulai Merangkak Naik, Kini Rp 2.100


					Harga TBS Sawit Ditingkat Petani Kabupaten Palas Mulai Merangkak Naik, Kini Rp 2.100 Perbesar

Madinapos.com – Padang Lawas.

Setelah mengalami penurunan harga pasca lebaran Idul Fitri 1443, harga tandan buah segar (TBS) sawit mulai merangkak naik di Kabupaten Padanglawas (Palas). Kenaikan itu setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka kembali kran ekspor CPO dan minyak goreng.

Kepala Desa Sayur Maichat,Kecamatan Barumun Selatan,Kabupaten Palas,Torkis Siregar mengatakan, saat ini harga TBS ditingkat petani mulai membaik dan bergerak positif meskipun masih sedlkit kenaikan dengan kisaran harga kini Rp 2.100 per kilogram.

Sebelum harga  TBS di tingkat petani diwilayah Kabupaten Palas,katanya kisaran harga TBS kelapa sawit Rp 1700-1800 per kilogram.

“Harga TBS hari ini sudah bergerak naik dengan harga Rp 2.100 per kilogram.Para petani mulai bergairah dan sumringah  karena sudah ada kepastian cabut larangan ekspor ,” ungkap Torkis, Minggu (22/05/2022).

Sejumlah petani kelapa sawit ditemui di Desa Sayur Mainchat,Kecamatan Barumun Selatan mengatakan, harga TBS dalam beberapa hari belakangan ini mulai  merangkak naik dengan rata-rata mengalami kenaikan Rp 300 per kilogram di  petani tingkat lokal desa.

“Harga TBS petani hari ini Rp 2.100 per kilogram sudah  mulai memberikan harapan ke petani perkebunan kelapa sawit,” ungkap Ali Husein Nasution yang diamini petani lainnya, Syamsul Lubis dan Kobol Hasibuan.

Dikatakan, meskipun.kenaikan harga masih tipis,namun  petani mulai merasa perubahaan harga yang dirasakan dapat meningkatkan kesejahteraan petani.

“Kami berharap kepada pemerintah untuk memberikan perhatian harga TBS di tingkat petani diwilayah Palas karena hasil produksi kelapa sawit menjadi tumpuhan harapan yang menjadi sumber pendapatan ekonomi petani di Palas,” ujar mereka.

Merangkaknya kenaikan harga kelapa sawit dibandingkan sebelumnya,sambungnya dari Rp 1800 per kilogram menjadi Rp 2.100 per kilogram dikalangan petani telah memberikan angin segar bagi masyarakat.

Kondisi harga kelapa sawit saat ini di wilayah Palas, harga TBS di tingkat petani  naik dari Rp 300  per kilogram.

Meski demikian,kata mereka harga tersebut masih belum sesuai dengan biaya untuk pemeliharaan perkebunan kelapa sawit karena tingginya harga pupuk seperti Urea,TSP dan KCL.

“Saat  ini memasuki musim trek buah kelapa sawit,hasil produksi yang dihasilkan dari luas lahan perkebunan 5 hektar hanya mendapatkan produksi sekitar 1,800 kilogram TBS ,” ungkap Ali Husein Nasution.

“Kalau luas lahan perkebunan hanya 1 hektar, hasil produksi buah kelapa sawit yang diterima hanya sekitar 500 sampai 600 kilogram saja”, tandasnya.

Penulis : A Salam Srg.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Tanam Pepaya California 3 Hektar, HKTI Madina Nilai Peluang Pasar Makin Menjanjikan

18 September 2022 - 15:24

Eksport Manggis Asal Madina Tembus 7 Ton Perhari, Tujuan Negeri Tirai Bambu

17 September 2022 - 18:54

Rapat Anggota KUD Pelita Andesma Sepakat Kukuhkan Kembali Pengurus Saat Ini

28 Agustus 2022 - 12:00

Salad Buah Ummi Khanza Yang Segar Dan Menyehatkan di Madina Expo Ekraf 2022

12 Agustus 2022 - 18:32

BI Kantor Sibolga Survey Tempat Bantuan Usaha Depot Air Minum di Pesantren Darul Ikhlas Panyabungan

26 Juli 2022 - 17:40

Lopo Madheling Coffee Daftarkan 2 Produk Unggulan Raih Serifikat Halal

26 Juli 2022 - 16:00

Trending di Madina Bisnis