Madinapos.com – Panyabungan.
Ketua DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Erwin Efendi Lubis mengatakan sangat mendukung langkah yang dilakukan Pemerintahan Kabupaten dan Kepolisian Polres Mandailing Natal untuk mengembalikan kebersihan Sungai Batang Natal yang selama ini mengalami kerusakan cukup parah hingga menggangu kehidupan masyarakat yang tinggal dihilir sungai.
“Salah satu langkah yang dapat ditempuh adalah menghentikan Pertambangan Emas Tanpa Izin atau PETI dengan tindakan persuasib”, ungkapnya saat menjawab media ini melalui selulernya, Senin (17/1) siang
Erwin juga mengatakan selain langkah persuasib yang harus ditempuh untuk menghentikan aktivitas PETI, pemerintah juga kiranya dapat mencari solusi terbaik untuk masyarakat penambang yang belum ada izin di kawasan manapun itu,” Langkah yang kita lakukan di DPRD Madina saat ini terus mendorong Pemerintah dan pihak Kepolisian untuk dapat melakukan tindakan persuasif, kemudian pemerintah dapat mencari solusi terbaik untuk masyarakat”, sebutnya.
Masyarakat juga lanjut Erwin, harus bisa mengikuti himbauan yang di lakukan oleh pemerintah dan pihak kepolisian saat ini untuk tidak memaksakan keinginan yang hanya menguntungkan beberapa oknum dan pihak tertentu saja tanpa memikirkan nasib masyarakat di hilir Sungai Batang Natal.
“Saya juga menaruh harapan agar Sungai Batang Natal kembali bersih seperti semula, serta kembali dapat dimanfaatkan oleh masyarakat banyak”, tutup Anggota DPRD dan juga Ketua Partai Gerindra Madina ini.
Sementara Ketua Badan Aktivis Mahasiswa Kabupaten Mandailing Natal (BAM MADINA) Abdul Malik Lubis juga mendukung penuh upaya yang dilakukan oleh pemerintah dan Polisi untuk menertibkan segala aktivitas pertambangan di aliran Sungai Batang Natal.
Menurut Abdul Malik pertambangan emas ilegal di sepanjang sungai Batang Natal telah menurunkan kualitas dan kuantitas air,” ini sudah semata-mata mengejar pertumbuhan ekonomi segelintir golongan tanpa memperhatikan keberlanjutan fungsi-fungsi lingkungan”, ujarnya.
” Gubernur Sumut, Poldasu, Kapolres serta Bupati Mandailing Natal sudah melakukan pendekatan secara humanis, sosialisasi langsung dan sidak serta sudah memberi peringatan agar tambang illegal tersebut dihentikan, namun ironisnya diduga tidak di indahkan oleh oknum-oknum penambang illegal tersebut.” Ucap Malik.
Abdul Malik juga berharap aktivitas pertambangan ilegal di DAS Batang Natal segera dihentikan sebelum terjadinya kerusakan yang lebih parah di kemudian hari.(**)
Penulis : Dedek











