Menu

Mode Gelap

Peristiwa

Mensos Dorong Pemda Palas Lakukan Pengkajian Apakah Lokasi Banjir Masih Layak Untuk di Dirikan Hunian


					Mensos Dorong Pemda Palas Lakukan Pengkajian Apakah Lokasi Banjir Masih Layak Untuk di Dirikan Hunian Perbesar

Madinapos.com-Padang Lawas : Sejumlah warga terdampak banjir bandang di Kecamatan Batang Lubu Sutam, Padang Lawas, Sumatera Utara meminta kepada Mensos Risma agar ada bantuan perbaikan rumah yang hancur di hantam banjir bandang,  Total terdapat ratusan rumah yang rusak karena dihantam banjir bandang saat malam pergantian tahun itu.

Kepada wartawan, Risma mengatakan, telah mendorong pemerintah daerah (pemda) untuk segera mengkaji permintaan warga tersebut. Risma ingin pemda berkonsultasi dengan para akademisi untuk menentukan apakah masih layak membangun rumah di bekas area terdampak banjir bandang itu.

“Karena kalau dibangun (ulang rumahnya), lalu tiba-tiba kalau ada masalah lagi kan malah bahaya. Apalagi sampai menimbulkan korban,” kata Risma kepada awak media.

Risma mengaku tak ingin warga Batang Labu Sutam bernasib serupa dengan warga di sebuah daerah yang terdampak bencana longsor tahun lalu. Setelah warga daerah itu membangun ulang rumah di lokasi yang sama, longsor ternyata kembali menghantam sehingga semuanya kembali hancur.

Karena itu, kata Risma, uji kelayakan pembangunan ulang perlu dilakukan terlebih dahulu terhadap area terdampak banjir bandang di Batang Labu Sutam. “Apakah nanti direlokasi atau apa karena dilihat nanti kelayakannya,” kata eks wali kota Surabaya ini.

Banjir bandang akibat luapan Sungai Sutam di Kecamatan Batang Labu Sutam terjadi pada Jumat (31/12/2021) malam. Banjir itu menghantam dan menggenangi lima desa di sana, yakni Desa Tamiang, Desa Tanjung Barani, Desa Tanjung Baru, Desa Manggis dan Desa Siadam.

BPBD setempat melaporkan, banjir bandang ini mengakibatkan 421 rumah warga rusak. Sebanyak 123 di antaranya rusak berat. Bencana air bah ini juga merusak bangunan sekolah pondok pesantren, bangunan SD, dan bangunan masjid.

Menurut catatan Kemensos, bencana ini membuat sekitar 300 jiwa terpaksa mengungsi. Mensos Risma pun saat ke lokasi banjir bandang Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara membawa bantuan berupa  bufferstock logistik, yaitu 600 lembar selimut merah, 361 paket Family kit, 350 lembar Tenda gulung merah. Juga, 700 lembar matras, 720 paket makanan siap saji, 100 unit kasur, 8 unit tenda serbaguna keluarga merah, 100 paket popok Bayi, dan 100 paket pembalut wanita.

Termasuk, 40 Paket Kid Ware, 60 Foodware, 10 paket Pr. dapur keluarga, 150 paket makanan Anak, 1 unit tenda Merah Putih, 10 unit penjernih air, sehingga total bantuan senilai Rp 782.237.253.

Bantuan bufferstock logistik dari Kementerian Sosial (Kemensos) dikirimkan pada Sabtu, 1 Januari 2022 dari Gudang Provinsi Sumut via Darat, Gudang Regional Pusat Bekasi via Udara, Gudang Balai Padang via Darat.

Sumber : liputan6.com/ republika

Editor : Red

Photo : Ist

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 109 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Buntut Longsor Maut PETI di Muara Pungkut, Polres Madina Buru Pemilik dan Penanggung Jawab

1 Februari 2026 - 14:08

Tambang Emas Ilegal di Kotanopan Longsor, Satu Warga Tewas, Dua Luka Berat

1 Februari 2026 - 12:50

BPBD Madina dan Tim Gabungan Berhasil Padamkan Api di HPT Desa Sikapas

29 Januari 2026 - 11:59

Tim Gabungan Berjibaku Padamkan 20 Hektar Hutan Produksi di Mandailing Natal

28 Januari 2026 - 21:58

Mayat Pria Muda Ditemukan di Aliran Sungai Belumai Tanjung Morawa

25 Januari 2026 - 18:21

Terjebak Dua Tahun dalam Pohon Aren, Identitas Kerangka Akhirnya Teridentifikasi

17 November 2025 - 22:28

Trending di Peristiwa