Madinapos.com – Natal : Bupati Kabupaten Mandailing Natal, H.M Jakfar Sukhairi memaparkan wilayah-wilayah Kabupaten Mandailing Natal yang terdampak Banjir kepada Gubernur Provinsi Sumatera Utara Edy Rahmayadi, bertempat di Aula PT. RMM, Senin (20/12)
Turut dihadiri oleh Kapolda Sumatera Utara, Pangdam I/BB, Dandim 0212 TS, Bupati Mandailing Natal, Kapolsek Natal, Camat Natal, Danramil 17 Natal, KacabJari Madina di Natal, Kadis PMD Madina, GM PT. RMM
Bupati Madina dalam pemaparannya mengatakan, ada 16 Kecamatan yang terdampak bencana banjir dan longsor yang di akibatkan tingginya curah hujan sejak tanggal 15, 16 dan 17 Desember bulan ini dan 1 orang Jiwa yang hanyut terbawa arus sungai ke Muara Natal yang hingga kini belum ditemukan” Papar Bupati

Buati Madina saat beri pemaparan terkait banjir dan kerusakan yang di timbulkan pada Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi Senin 20/12/2021.( sukri )
Akibat Banjir ini kata Bupati, 4500 kepala keluarga terdampak, selain menggenangi rumah penduduk, pasilitas umum seperti Jalan banyak yang terputus, Sekolah, lahan pertanian dan bangunan Pemerintah Lainnya.
Selain itu kata Bupati, ada 6200 hektar lahan persawahan warga di Mandailing Natal yang rusak dan gagal panen akibat terendam banjir 250 hektar jenis tanaman holti kulturan.
Untuk Sekolah, kata H.M.Ja’far Suheri Nasution, ada 33 Sekolah yang terendam dan sejumlah fasilitas sekolah rusak.
Selain menjelaskan Kondisi Bencana Alam di Madina Bupati juga menjelaskan Ketersedian Personil dan Kerusakan yang terjadi akibat banjir yang melanda Madina kepada Gubernur dan Rombongan.
Gubernur Edy, Dalam Sambutannya menyampaikan kepada Bupati Madina agar memperhatikan benar penyebab-penyebab terjadi bencana dan memperhatikan kebutuhan warga saat ini, ia juga menjelaskan bahwa tidak bisa berlama-lama di Madina karena beliau datang dengan Helly Kopter dan Keadaan Cuaca yang tidak dapat diprediksi.
Gubernur juga menyampaikan akan melakukan pemantauan melalui udara usai acara ini.
Reporter : Syukri











