Madinapos.com-Natal : Sekitar 69 Kepala Keluarga di Desa Patiluban Hilir, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal memilih mendirikan posko pengungsian di Jalan Raya Lintas Natal.
Dengan tenda se adanya, warga sudah dua hari menempati tenda tersebut karena rumah mereka tergenang air setinggi satu meter, ada lima tenda oengungsian yangbdidirikan di jalan raya natal ini.
Pantauan Madinapos di lokasi, para pengungsi ini terdiri dari anak anak dan orang dewasa, dilokasi lenvungsian ini, warga telah mendapat logistik makanan yang di berikan oleh Kepala Desa setempat.
” ya kita sudah pasok logistik makanan dan obat obatan untuk warga yang mengubgsi di jalan kibtas Natal ini, mereka memang memilih jalan itu sebagai tempat ngungsi” kata Daflan, Kades Patiluban Hikir.
Daflan memperkirakan, baru dua tiga hari ini warga kirban banjir di desa nya bisa kembali ke rumah, karena sampai saat ini, kondisi air masih menggenangi sebagian rumah penduduk.
” air sudah mulai surut, namun belum kesekuruhan rumah warga, sebagian masih tergenang, kalaupun surut, warga masih harus kerja keras membersihkan sisa banjir yang bercampur lumpur dari dalam rumah.” Jelas Kades.
Seperti di ketahui, banjir di Desa Patiluban Hikir ini terjadi sejak sabtu kemaren, banjir itu selain akibat hujan, juga karena kuaoan sungai batang natal yang melintasi desa itu.
Dari data Kecamatan Natal ada 300 Kepala Kekuarga yang rumahnya terendam banjir, mereka sejak Sabtu kemaren telah mengungsi.
Reporter : Ashari Rangkuti











