Madinapos.com – Panyabungan.
Kapolsek AKP. Andy Gustawi bersama Forkopimcam Panyabungan Barat Kabupaten Mandailing Natal meninjau lokasi terdampak banjir di Kelurahan Longat akibat meluapnya Sungai Aek Sarir yang terjadi Jumat (17/12) malam.
Lokasi yang ditinjau salah satunya adalah Pesantren Daar Al Amin milik H. M. Amin Harahap yang mengalami kerusakan parah akibat terkena arus sungai yang membawa material kayu. Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa dimana para santri pukul 02.00 wib sudah diungsikan ke rumah penduduk dan lokasi yg aman dari banjir.
“Dinihari tadi santri sebanyak 60 orang terdiri dari 20 orang santri laki – laki dan 40 santriwati telah dievakuasi ketempat aman”, papar Kapolsek.
Kapolsek juga menguraikan diketahui Air Aek Sarir mulai naik pada pkl 03.00 wib dengan ketinggian antara 1,5 s/d 2 M yg membawa material bebatuan, kayu dan pasir sehingga menerjang bangunan pesantren yg terbuat dari papan hingga rusak parah.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, masyarakat juga telah bergotong royong membersihkan sisa kayu, rumpun bambu dan bebatuan agar air mengalir pada jalurnya”, tutupnya.
Sementara hari ini hujan kembali turun, warga kembali diingatkan untuk waspada terhadap cuaca ekstrim yang bisa sewaktu – waktu datang dan menghindari tempat rawan banjir. (AM)











