Madinapos.com-Panyabungan: Masyarakat Kelurahan Pidoli Dolok merasa keberatan dengan aroma busuk dan bau tak sedap yang menusuk hidung bagi warga sekitar dan pengguna yang melintasi jalan Nusantara II Kelurahan Pidoli Dolok, akibat banyaknya tumpukan sampah yang tidak di angkut oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Madina,dan bisa bisa menimbulkan wabah penyakit bagi masyarakat sekitar.
Warga dan Masyarakatpun mempertanyakan keberadaan petugas dinas lingkungan hidup Pemda Madina.karena satu bulan ini sampah di area ini tidak pernah di angkut lagi oleh mobil pengangkut sampah dari dinas DLH lagi.
Indra Lubis salah seorang warga Pidoli Dolok yang rumahnya berdekatan langsung dengan tempat pembuangan sampah merasa keberatan dengan Dinas DLH Madina yang dianggapnya pemalas, Indra juga menuturkan kepada media ini.” sampah ini sudah lebih satu bulan disini, tapi belum juga di angkut petugas, apa mungkin petugas kebersihannya lupa,atau memang sengaja dibiarkan karena mereka malas.”tuturnya
Ketika ditanya apa harapan indra untuk dinas DLH mengenai permasalahan sampah yang ada di sekitaran rumahnya.
“Harapan saya supaya bapak bupati madina segera melihat betapa malasnya kinerja kadis DLH ini,kerena di daerah lain sampahnya diangkut setiap hari,tapi kalau disini sampahnya tiap hari makin menumpuk saja,dibiarkan begitu saja dan tidak pernah diangkut selama satu bulan ini,”ungkapnya dengan nada kesal.
Indra juga menambahkan “Sebagai warga Pidoli Dolok tak jarang kami ditanyai oleh pengguna jalan kenapa sampah ini tidak di angkut, Bahkan banyak sampah yang terlindas kendaraan dan berceceran di jalan”.
Sementara itu lurah Pidoli Dolok Ainannur yang kebetulan berada dilokasi pembuangan sampah beserta warga yang tadinya ada rencana Wakil Bupati datang kelokasi TPU ini, mengatakan kepada Madina pos.
” Masyarakat sudah sangat keberatan mengenai tumpukan sampah ini, karena sudah satu bulan ini tidak diangkut oleh mobil sampah dari dinas DLH,”
” kami juga sudah sering mengatakan baik secara lisan maupun tulisan, dan kami juga menyampaikan langsung ke DLH supaya sampah-sampah di sini dibawa minimal 1×2 Hari,”
“Tetapi tetap saja sampahnya dibiarkan seperti itu, Dengan berbagai alasan dari bapak kabid DLH kholid yang katanya mobil pengangkut sampahnya rusak dan juga mereka katanya kekurangan Armada,”
“Kami juga sudah sering sampaikan bahwasanya masyarakat sekitar sudah banyak yang keberatan dengan adanya TPS ini, karena sampahnya jarang dibawa dan di angkut, dan bahkan lebih parahnya lagi tidak ada respon sama sekali dari DLH ketika kami menyampaikan permasalahan sampah ini.”
“Dan saya sebagai lurah di sini sangat berterima kasih berita ini dinaikkan. Dan terus terang saya tidak tahu lagi bagaimana caranya supaya sampah ini dibawa minimal 2 hari sekali.”ucapnya
“Harapan kami sebagai warga pidoli dolok agar kiranya ibu wakil bupati madina segera melihat kondisi sampah ini dan segera menuntaskan permasalahannya, Karena kami juga sudah berupaya berkoordinasi baik secara lisan maupun tulisan bahkan sampai surat keberatan supaya DLH bersedia mengangkut sampah yang ada disini”..ucap lurah pidoli Dolok Ainan nur.
Reporter : Dedek/Suaib











