Madinapos-Panyabungan : Mandailing Natal berduka, guru besar pondok pesantren Musthafawiyah Purba Baru H. Mahmudin Pasaribu meninggal dunia malam ini Rabu 8/12 sekitar pukul 19.00 wib.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Madina ini menghembuskan napas terakhir di rumah sakit umum Permata Madina Panyabungan.
Informasi yang di dapat di RSU Permata Madina, Alhmarhum dibawa ke rumah sakit pada Rabu sore karena keluhan batuk berdarah. Jenazah saat ini sudah dibawa ke rumah duka di desa Kampung Lamo, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Mandailing Natal.
Dapat diketahui, H. Mahmudin Pasaribu merupakan alumni pesantren Musthafawiyah Purba Baru dan telah mengabdi di pesantren ini selama puluhan tahun. Almarhum merupakan ulama fikih dan barubterpikih kembali menjadi Ketua MUI Kabupaten Madina untuknke dua kalinya.Beliau juga memiliki jabatan di Rois Syuriah PWNU Sumatera Utara.
Meninggalnya Almarhum membuat jagat media sosial di Mandailing Natal disi kabar duka tentang wafatnya Guru besar Pesantren Mustafawiyah Purba Baru.
H.Yusuf Amiril Nasution atau Tuan Nalomok pimpinan yayasan pengajian Baitul Bukhori Mandailing Natal pada Madinapos mengaku turut berduka cita.
” beliau adalah guru fikih yang luar biasa, selain itu, banyak ilmu ilmu yang sangat luar biasa paedahnya yang diajarkan pada murid murid nya, sehingga kemana mana pun beliau jalan, selalu di disambut murid murid nya” kata Tuan Nalomok.
Jelas kata Tuan Nalomok, Madina berduka atas berpulang nya Ayahanda Syeh Mahmuddin Pasaribu, karena beliau salah satu ulama besar di Mandailing Natal bahkan di Sumatera Utara.
Reporter : Hanapi/ red











