Madinapos-Panyabungan : Mahasiswa Mandaling Natal yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Uang Negara ( Ampun ) lakukan aksi unjuk rasa di kantor Dinas Kesehatan Mandailing Natal (Madina), Jumat, (03/12).
Aliansi Mahasiswa AMPUN ini menuntut agar pengusutan Dugaan korupsi di beberapa proyek Dinas Kesehatan Madina T.A 2020 dan Mahasiswa menuntut kepala Dinas Kesehatan Madina segera diproses secara hukum.
Aksi Demo Mahasiswa AMPUN Tersebut merupakan kekesalan Mahasiswa karena tidak adanya proses terhadap dugaan korupsi di Dinas Kesehatan.
Aksi yang berlangsung di depan Kantor Dinas Kesehatan itu sempat ricuh saat mahasiswa hendak swiping ruang Kepala Dinas karena Kepala Dinas tidak mendatangi mahasiswa saat aksi berlangsung.
Dalam tuntutannya yang dibacakan kordinator aksi Anugrah Imam Samudra didampingi Rafli Nasution dan Subub Wanda Hamonangan, Mahasiswa mengatasnamakan dirinya AMPUN itu meminta kejaksaan memeriksa temuan mahasiswa dalam dugaan korupsi di Dinas Kesehatan sepetti Pengadaan Alat kesehatan dan perawatan T.A. 2020, kemudian Proyek rehab gedung penat siabu T.A 2020 dan Proyek Renovasi PKM Pomed Mompang T.A. 2020.
Akibat tidak adanya itikat baik Kepala Dinas Kesehatan, mahasiswa mengancam akan kembali melakukan aksi tidak hanya di Dinas Kesehatan saja , mahasiswa akan berunjuk rasa ke Kejaksaan agar Jaksa melakukan pemeriksaan pada oknum oknum yang diduga terkibat dugaan kirupsi itu. Kata Anugrah Imam Samudra.
“Hari Senin kemungkinan minggu depan kita akan geruduk lagi Dinas kesehatan, sampai kadis mau menjumpai kami secara langsung, dan memberikan klarifikasi atas dugaan kami yang tertuang di lembaran pernyataan sikap kami, terang Anugrah.
Reporter : Dedek











